Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud Ingin Bentuk Perusda Pertanian di PPU, Ini Alasannya

Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud (AGM) berkeinginan untuk membentuk Perusda Pertanian yang akan menampung dan menjual hasil pertanian terutama padi.

Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud Ingin Bentuk Perusda Pertanian di PPU, Ini Alasannya
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Bupati PPU Abdul Gafur Masud didampingi Wabup Hamdam saat menyerahkan DPA yang diterima Camat Penajam, Pang Irawan. 

Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud Ingin Bentuk Perusda Pertanian di PPU, Ini Alasannya

Laporan wartawan tribunkaltim. Co. Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM -  Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud (AGM) berkeinginan untuk membentuk Perusda Pertanian yang akan menampung dan menjual hasil pertanian terutama padi.

Bahkan ia memperkirakan dalam sekali panen, perusda mampu meraup keuntungan sekitat Rp 75 miliar.

Saat penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD 2019 di Aula Lantai I Kantor Bupati, Jumat (4/1/2019) menjelaskan, selama ini DPRD selalu menuntut pemerintah daerah agar bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk meningkatkan pendapatan daerah maka potensi yang dimiliki PPU harus dimaksimalkan, salah satunya membentuk perusda Pertanian.

Ia menghitung bila dalam sekali panen setiap Ha mampu memproduksi 5 ton ladi, maka 15 ribu ha mampu menghasilkan sekitar 75 ribu ton.

Fakta Terkini Tentang Ratusan Mahasiswa Indonesia Jalani Kerja Paksa di Taiwan

Sudah Tayang di Bioskop, Berikut Sinopsis dan Trailer Film Keluarga Cemara

 

Ia mengatakan dengan jumlah itu, maka dengan nilai jual hanya Rp 10 ribu/kg maka sekali panen mampu menghasilkan Rp 750 miliar.

"Kalau Perusda Pertanian ini hanya mendapatkan keuntungan 10 persen, maka sekali panen mendapatkan Rp 75 miliar. Itu kalau sekali panen. Bahkan nanti malah kalah perusda yang ada saat ini dari sisi pendapatan. Hal seperti ini yang harus kita pikirkan, " katanya.

Lirik Lagu dan Chord Gitar Harta Berharga OST Keluarga Cemara, Lihat juga Video Klip BCL

Sopir Tambang Gelar Aksi Demonstrasi di Pos Induk PT Indomico Mandiri, Ini yang Disuarakan

 

Selama ini kata AGM, hasil pertanian khususnya padi, banyak dibeli tengkulak dari Kalimantan Selatan sehingga hal tersebut tak perlu terjadi sehingga potensi itu harus dimanfaatkan.

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, KPU Minta Publik Ikut Melawan Penyebar

BREAKING NEWS - Hengkang dari Persija Jakarta, Begini Ucapan Perpisahan Stefano Cugurra

Selain itu, ia mengatakan untuk membantu pengairan di pertanian juga sedang berusaha agar Sungai Long Kali bisa dimanfaatkan untuk pertanian di Babulu. (*)

Baca Juga
Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved