Selasa, 26 Mei 2026

Pilpres 2019

Terkait Pilpres 2019, MUI Kaltim Pastikan Tetap Netral

Ia menegaskan MUI Kaltim tetap netral, meskipun salah satu calonnya maju sebagai Wakil Presiden yang berstatus Ketua Umum MUI non aktif.

Tayang:
Penulis: tribunkaltim | Editor: Martinus Wikan
akun instagram @prabowo
Capres Cawapres pilpres 2019 

Terkait Pilpres 2019, MUI Kaltim Pastikan Tetap Netral

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemilihan Presiden (Pilpres) semakin dekat, menyisakan tiga bulan lagi. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim, KH Hamri Has tak ingin kondusivitas masyarakat Kaltim terkoyak akibat isu yang dibangun jelang Pilpres. 

Ia menegaskan MUI Kaltim tetap netral, meskipun salah satu calonnya maju sebagai Wakil Presiden yang berstatus Ketua Umum MUI non aktif. 

"MUI ini tidak boleh memihak kemana-mana. Kita tidak melihat karena ada unsur MUI, tapi yang harus dilihat adalah kemampuannya. Kedua pasangan capres, saya rasa semua baik. Kalau saya tidak akan berpihak kesana-kesini. Hanya akan memilh ketika di dalam kamar (TPS)," kata Hamri Has kepada Tribunkaltim.co di kantor Gubernur Kaltim Jl Gajah Mada, Samarinda Kalimantan Timur, Kamis (10/1/2019). 

Ia berharap jelang Pilpres, masyarakat tetap santun, meski berbeda pilihan. Pasalnya masyarakat hanya dihadapkan pada dua pilihan yaitu Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

"Itu kembali kepada pilihan masyarakat. Kalau sekarang ini tentu saja masing-masing pasangan telah memiliki visi-misi, apalagi nanti juga akan ada debat. Walaupun ada anjuran-anjuran ganti presiden, ya terserah mereka. Ada juga yang mengatakan lanjutkan, nah silakan mana yang sesuai dengan pilihan," ungkap Hamri Has. 

Kendati demikian menurutnya siapapun yang akan menjadi Presiden hendaknya memperhatikan daerah Kaltim. 

Menurut dia, Provinsi Kaltim masih mengalami ketimpangan pembangunan, meski Sumber Daya Alam yang dihasilkan Kaltim berkontribusi cukup signifikan bagi negara.

"Kedua-duanya baik, tinggal kita milih yang mana. Dulu waktu Jokowi ke rumah saya, saya minta supaya ada perhatian dengan Kaltim, karena Kaltim ini banyak setorannya tapi yang kembali sedikit. Yang tahun ini juga, harus begitu, sebab jangan kita kirim banyak-banyak tapi kita sendiri tidak bisa membangun," ungkapnya. (dmz)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved