Program ILC Disebut Berat Sebelah pada Capres Tertentu, Karni Ilyas Beri Jawaban Begini

Pembawa program acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Karni Ilyas memberikan jawaban saat programnya dituding berat sebelah.

Tribunnews.com
Karni Ilyas, host Indonesia Lawyers Club 

Lalu, Karni mendapatkan tudingan tak netral karena tvOne sempat salah prediksi dalam hitung cepat pemilihan presiden (pilpres) di tahun 2014 lalu.

"Nggak ada yang netral bang...semua udah terkontaminasi politik..

Gua bilang semua stasiun tv juga media yang lain..kadang kita miris kalau mikir.

Karena media sekarang jadi alat propaganda politik..parahnya lagi kita gak nyadar ampe gontok-gontokan..

bener-bener banyak mudharotnya," tulis netizen @karsonoindri1.

Menjawab pertanyaan dari netizen yang menuding dirinya dan Tv One tak netral, Karni yang juga Wakil Direktur Utama Tv One ini mengatakan dirinya telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tidak berpihak.

"Minimal instruksi saya selaku pemred kepada semua jajaran redaksi TV One sampai hari ini bahwa semua jajaran redaksi TV One tidak boleh berpihak ke 01 atau 02. Melanggar akan saya beri sanksi," tulisnya.

 

Cuitannya kembali menuai protes dari netizen dengan akun @Aguspur64888516.

"Acaramu cenderung berat sebelah, memberikan panggung kpd para pembenci jokowi," tulis netizen @Aguspur64888516.

Karni kembali menjawab panggung di ILC selalu seimbang dan tak pernah berat sebelah.

ILC selalu mengundang narasumber yang seimbang antara pendukung 01 (Jokowi-Maruf) dan 02 (Prabowo-Sandi).

"Panggungnya selalu seimbang. 3 orang dari pro 01, harus 3 orang juga dari pro 02.

Bahkan durasinya pun diusahakan sama. Kalau ada yang merasa menang atau kalah, itu bukan salah host," jawab Karni Ilyas.

Selain dituding berpihak pada pasangan calon (paslon) tertentu, program acara ILC juga dianggap hanya mengangkat topik-topik tertentu saja.

Karni Ilyas memberikan penjelasan terkait tema yang bisa diangkat di acara ILC saat live pada Selasa (8/1/2019) malam.

Sebelumnya, Karni Ilyas mengakui bahwa tema yang akan dibawakan pada hari itu bukanlah soal perdebatan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved