Warga Aceh Ramai-ramai Bikin Paspor untuk Pergi ke Jakarta, Ada Apa?

sejak beberapa hari lalu, warga Aceh beramai-ramai membuat paspor hanya karena ingin pergi ke Jakarta.

KOLASE SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Kolase foto suasana di terminal keberangkatan Bandara SIM Blangbintang Aceh Besar dan peta jalur penerbangan Banda Aceh - Jakarta, dan Banda Aceh - Kuala Lumpur - Jakarta. 

Ada yang punya paspor, tapi tetap tidak memilih jalur Jakarta - Kuala Lumpur - Aceh, karena alasan kesetiakawanan terhadap teman-temannya yang tidak memiliki paspor.

“Karena alasan setia kawan ini, saya terpaksa harus membeli tiket Garuda Indonesia untuk anak saya yang akan pulang ke Aceh pada Senin 21 Januari 2019,” ungkap Bukhari M Ali, warga Jeulingke kepada Serambinews.com, Jumat (11/1/2018).

“Nanti saat kembali ke Jakarta, anak saya dan teman-temannya sudah sepakat untuk memilih jalur via Kuala Lumpur. Teman-teman dia akan bikin paspor saat di Aceh nanti,” imbuh Bukhari.

Bukti pembelian tiket pesawat Garuda dari Jakarta ke Banda Aceh, untuk tanggal 21 Januari 2019, seharga Rp 3.057.700
Bukti pembelian tiket pesawat Garuda dari Jakarta ke Banda Aceh, untuk tanggal 21 Januari 2019, seharga Rp 3.057.700 (For Serambinews.com)

Sebelumnya, seorang warga Banda Aceh, Boy, kepada Serambi, Kamis (10/1/2019) menyatakan lebih memilih transit di Kuala Lumpur terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanannya ke Jakarta.

“Saya sudah pesan tiket untuk keberangkatan dari Banda Aceh ke Jakarta dengan transit di Kuala Lumpur. Untuk rute ini ternyata lebih murah dibandingkan langsung ke Jakarta yang harga tiketnya hampir 3 juta rupiah per orang. Apabila kita transit di Kuala Lumpur harga tiketnya justru di bawah 1 juta rupiah per orang,” ujar Boy membanding.

Boy mengaku, kenaikan harga tiket penerbangan domestik kali ini terasa sangat berat, apalagi untuk perjalanan pribadi.

Bagi pebisnis seperti Boy yang sering bolak-balik Banda Aceh-Jakarta kenaikan harga tiket pesawat kali ini ia pantas keluhkan.

“Kalau mau ke Jakarta sekarang dari Banda Aceh benar-benar berat di ongkos jadinya,” kata Boy.

Banda Aceh – KL - Padang

Tak hanya yang ingin ke Pulau Jawa, warga Banda Aceh yang ingin ke Padang Sumatera Barat, juga memilih menempuh jalur via Kuala Lumpur.

Padahal Padang dan Aceh sama-sama berada di Pulau Sumatera, dan hanya terpisah oleh satu provinsi, yaitu Sumatera Utara.

Adalah Dr M Adli Abdullah MCL, Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala ini, yang mengungkapkan sering pergi ke Padang melalui Kuala Lumpur.

Adli mengatakan, dia kerap menjenguk anaknya yang kuliah di Uiversitas Andalas Padang.

“Sekarang, kalau mau pergi ke seluruh Indonesia lebih murah naik AirAsia dan kita transit via Kuala Lumpur. Anak saya ada yang kuliah di Universitas Andalas. Nah, kalau saya mau ke Padang dari Aceh, dulu jalurnya adalah Banda Aceh-Kuala Namu-Bandara Padang. Tapi sekarang, jalur Banda Aceh-Kuala Lumpur-Padang jauh lebih murah,” ujarnya.

Adli pun membanding, Banda Aceh-Padang naik AirAsia via Kuala Lumpur ongkosnya hanya Rp 826.000. Sedangkan Padang-Medan saja naik Lion Air tiketnya Rp 1.464.000. Belum lagi ongkos Banda Aceh-Medan.

“Nah, kalau naik Garuda dari Banda Aceh ke Padang via Jakarta tiketnya malah 4.364.700 rupiah. Ini yang membuat saya atau istri lebih memilih via Kuala Lumpur kalau ingin ke Padang. Faktanya, lebih murah ke negara orang,” sebut Adli.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved