Pilpres 2019

IDI dan Dokter Akhirnya Buka-bukaan Setelah Prabowo Sebut Gaji Mereka Kalah dari Juru Parkir

Daeng membeberkan bahwa pendapatan dokter umum yang ditugaskan di berbagai daerah masih banyak yang di bawah Rp 3 juta.

en.goodtimes.my
Ilustrasi dokter 

IDI dan Dokter Akhirnya Buka-bukaan Setelah Prabowo Sebut Gaji Mereka Kalah dari Juru Parkir

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) Dr Daeng M Faqih buka suara terkait pidato calon presiden Prabowo Subianto yang menyinggung pendapatan dokter lebih rendah dibanding juru parkir.

Kepada Kompas.com Daeng mengaku memang tidak mengetahui berapa pastinya pendapatan yang dihasilkan juru parkir mobil.

 
Sebab itu, dirinya tidak dapat membandingkan dan memastikan pernyataan Prabowo tersebut.

Meski begitu, Daeng membeberkan bahwa pendapatan dokter umum yang ditugaskan di berbagai daerah masih banyak yang di bawah Rp 3 juta.

"Saya tidak tahu persis berapa pendapatan (juru) parkir. Yang saya tahu dari info yang disampaikan oleh teman-teman dokter di berbagai daerah, masih banyak dokter yang pendapatannya di bawah Rp 3 juta," kata Daeng kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa (15/1/2019).

Daeng menjelaskan, dokter yang dimaksud adalah dokter umum dan merupakan PNS dengan golongan III A, atau yang masa baktinya di bawah lima sampai 10 tahun.

Pendapatan dokter golongan III A memiliki gaji pokok sekitar Rp 2,4 juta sampai Rp 2,7 juta dan ditambah jasa layanan dari kapitasi BPJS rata-rata sebesar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.

"Jadi total Rp 2,9 juta sampai Rp 3,2 juta atau sekitar Rp 3,4 juta sampai Rp 3,7 juta," imbuhnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Mohammad Faqih menghadiri acara pelantikan pengurus besar IDI periode 2018-2021 di Sheraton Hotel, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018). Diharapkan dengan dilantiknya pengurus IDI ini dapat memberikan kontribusi besar di dunia kesehatan serta menjawab tantangan kedokteran di era digital 4.0.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Mohammad Faqih menghadiri acara pelantikan pengurus besar IDI periode 2018-2021 di Sheraton Hotel, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018). Diharapkan dengan dilantiknya pengurus IDI ini dapat memberikan kontribusi besar di dunia kesehatan serta menjawab tantangan kedokteran di era digital 4.0. (Tribunnews/Jeprima)

Jika tidak ada insentif dari Pemerintah Daerah, maka penghasilan dokter kurang dari Rp 3 juta.

Halaman
1234
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved