SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming ILC tvOne, Ulas Debat Pertama Capres 2019

Saat ini sedang berlangsung Live Streaming ILC tvOne dengan tema: "Babak Pertama Debat Capres 2019: Siapa yang Menang?"

Editor: Syaiful Syafar
Instagram @indonesialawyersclub
Live Streaming ILC tvOne 

Hendri mengatakan, Prabowo tampil di bawah 'form'-nya, sementara Jokowi tampil berbeda dari citra dirinya.

Dalam debat pertama, Jokowi dinilai lebih percaya diri, bahkan ofensif.

Tidak hanya emosi yang muncul, tetapi, paslon nomor urut 01 itu juga terbilang 'nyinyir'.

Catatan Hendri, jika ingin menang dari Jokowi, Prabowo harus lebih total lagi.

Prabowo disarankan untuk lebih berani dalam menyampaikan visi, misi dan programnya.

"PR Mas Dahnil untuk debat kedua harus bisa memberikan edukasi ke Pak Prabowo, harus lebih berani lagi untuk bisa tektok dengan isu-isu aktual," tandasnya.

Sementara itu, pakar psikologi politik dan juga politikus PKS Irfan Aulia Syaiful menilai bahwa Joko Widodo (Jokowi) tampil agresif dalam debat Capres-Cawapres perdana yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Bidakara, Jakarta, (17/1/2019).

Salah satunya yakni saat menanyakan kepada Prabowo mengenai adanya caleg mantan koruptor di Partai Gerindra. Menurutnya pertanyaan tersebut mencerminkan Jokowi sedang tertekan.

"Pak Jokowi terlalu cepat menembak, gak sabar. Dan orang yang cepat nembak biasanya karena tertekan. Saya lebih suka yang empiris saja, kalau dari teman-teman survei, memang dia (Jokowi) mungkin dikalahkan dan itu menurut saya cukup mengganggu," katanya dalam acara Pojok Jubir 'Debat Pilpres Perdana, Antara Gaya atau Subtansi' di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Ia menduga bahwa sikap agresif tersebut karena faktor perbedaan elektabilitas kedua pasangan calon yang kian menipis. Apalagi berdasarkan sejumlah survei masih banyak masyarakat yang belum menentukan pilihan di Pilpres 2019.

"Pilpres ini masih ada sekitar 3 bulan lagi dan masih banyak orang yang belum menentukan pilihan, di atas 10 persen. Di pilpres Amerika saja angka 1 persen itu angka yang sangat menentukan siapa yang jadi presiden, apa lagi di Indonesia yang lebih cair," tuturnya dilansir Warta Kota.

Hal tersebut berbeda dengan Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus tersebut, kata Irfan, justru tampil mengejutkan di luar prediksi.

Prabowo tampil tenang padahal merupakan oposisi.

"Memang Prabowo itu otentik ya, gak bisa diatur tapi itulah dia. Saya agak kaget juga kok dia tampilkan sesuatu yang unik, baru dan tidak ditampilkan sebelumnya, yaitu lebih tenang dan lebih sopan, bahkan terlalu sopan untuk oposisi," katanya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved