Berita Video
VIDEO - Batik Kutai Timur akan Tampil di Indonesia Fashion Week 2019
Saat ini, kata Tirah, pihaknya tengah mempersiapkan produk yang akan ditampilkan. Berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk mendukung kegiatan ini.
TRIBUNKALTIM.CO - Batik khas Kabupaten Kutai Timur dengan motif pakis, anggrek hitam, klubut, akaroros, burung enggang, burung mbui dan beringin duduk, akan turut mewarnai ajang besar Indonesia Fashion Week 2019, yang digelar akhir Maret mendatang.
Puluhan kain batik karya empat perajin batik khas Kutim, akan didesain menjadi gaun unik yang melibatkan designer “Rising Star”, untuk dipamerkan di ajang tingkat nasional tersebut.
• Daftar Oleh-oleh Khas Balikpapan Berupa Barang yang Paling Sering Diborong Wisatawan
“Sebuah kebanggaan bagi kami, bisa ikut mengenalkan batik khas Kutim di ajang nasional, Indonesia Fashion Week (IFW) 2019. Karena bisa menjadi salah satu penarik wisatawan dalam dan manca negara untuk berkunjung ke Kabupaten Kutai Timur. Apalagi tema Indonesia Fashion Week 2019 kali ini, Borneo,” ungkap Kabid Promosi Dinas Pariwisata Kutim, Tirah Satriani, Minggu (17/2).
Saat ini, kata Tirah, pihaknya tengah mempersiapkan produk yang akan ditampilkan. Berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk mendukung kegiatan ini.
• Jelang Debat Pilpres 2019, Bobby Nasution Tulis Pesan Haru untuk Jokowi yang Gendong Sedah Mirah
Bahkan, sepekan terakhir, ia sudah bergrilya mengunjungi pebatik Kabupaten Kutai Timur, baik di wilayah Sangatta maupun Kecamatan Rantau Pulung, sebagai quality control dalam mempersiapkan produk yang akan dipilih nanti.
“Kita melibatkan empat pebatik di Kutim, untuk menghimpun sekitar 10 kain batik tulis. Motif batik yang ditampilkan, khas Kutim dan Kalimantan umumnya. Dipadu padankan dengan pewarnaan yang menggunakan pewarna alam maupun sintetis. Sehingga kesan unik dan etnisnya tampak. Pokoknya, kita akan tampilkan yang terbaik yang dimiliki Kutim, untuk dilihat masyarakat banyak nanti,” ujar Tirah.
Terpisah, Juwita, pebatik khas Kabupaten Kutai Timur dari kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UPPK) Maju Bersama mengatakan sudah mempersiapkan bahan-bahan yang akan digunakan untuk memenuhi permintaan Dinas Pariwisata Kutim, dalam mengikuti Indonesia Fashion Week 2019.
Mulai dari kain, desain, pewarna hingga pebatiknya.
• Sejumlah Menteri, Tokoh Agama, hingga Kepala Daerah Dijadwalkan Hadiri Debat Kedua Pilpres 2019
“Saat ini, sudah ada dua kain yang dipilih untuk disertakan dalam Indonesia Fashion Week 2019. Namun, saya akan produksi lebih dari 10 kain dengan motif berbeda untuk dipilih. Jadi bisa dipilih yang terbaik saja nanti,” ungkap Juwita.
Ia pun akan memberikan produk batik tulis dan kombinasi cap. Dengan motif Dayak Basap yang ada di Kabupaten Kutai Timur. Salah satunya Akaroros atau bahasa Indonesianya Akar Jatuh.
“Kami juga sudah menyiapkan pewarna alam, agar ada kekuatan natural yang ditampilkan. Menggunakan kayu ulin dan buah manggis. Pastinya, untuk pewarna alam, kami ingin mengembangkan dari tumbuh-tumbuhan yang ada di Kaltim dan Kutim. Sehingga mudah diperoleh,” ujar Juwita.(sar)
Simak Videonya :
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/batik-kutim-ifw2019.jpg)