Mancanegara
8 Bulan Setelah CEO Tewas, Istri dan Dua Anaknya Diamankan, Polisi Masih Mencari Pembantunya
Setelah 8 bulan melakukan investigasi, Polisi Malaysia mengamankan istri dan dua anak mantan CEO Cradle Fund, Nazrin Hassa.
TRIBUNKALTIM.CO, KUALA LUMPUR - Setelah 8 bulan melakukan investigasi, Polisi Malaysia mengamankan istri dan dua anak mantan CEO Cradle Fund, Nazrin Hassa.
Mantan CEO Cradle Fund, Nazrin Hassa ditemukan tewas di kamarnya di Petaling Jaya, Malaysia pada 14 Juni 2018 lalu.
Kematian Nazrin Hassa menjadi misterius dan belum terpecehakn sehingga memicu beberapa spekulasi.
• Kisah TNI AD Jalan Kaki 80 Km di Alam Terpencil Indonesia-Malaysia, Temukan Ratusan Patok Tahun 1977
• Wisatawan Malaysia Tewas Usai Diving di Perairan Berau, Korban Sempat Menyelam 15 Menit
• Kaltara Tahun 2023 Berencana Menjual Listrik ke Sabah Malaysia, Berikut Ini Potensinya
Nazrin Hassa dilaporkan tewas setelah ponselnya meledak saat dicas di samping tempat tidurnya sehingga menyebabkan dia terjebak dalam kamarnya yang terbakar.
Insiden tersebut membuatnya mengalami luka bakar sebesar 30 persen.
Setelah berbagai penyelidikan, polisi menemukan ada ancaman dalam bentuk panggilan telepon yang diduga dilakukan oleh salah satu kerabat dekat Nazrin.
Kini setelah investigasi selama 8 bulan, polisi Malaysia resmi menangkap istrinya, Samirah Muzaffar, dan dua anak tirinya yang masih remaja masing-masing berusia 15 tahun dan 17 tahun.
"Ketiga tersangka akan dikenakan tuduhan pembunuhan sesuai undang-undang yang berlaku," demikian pernyataan Kepala Departemen Investigasi Kriminal Selangor, Fadzil Ahmat. Diwartakan Malay Mail, para tersangka itu ditangkap di rumahnya pada Senin (4/3/2019), pukul 06.45 waktu setempat.
Pada September lalu, salah satu dari seorang remaja itu ditahan untuk diinterigasi setelah sebuah luka tusukan ditemukan di leher korban.
Luka tusukan tersebut diyakini berasal dari sebuah panah.
Sementara, kedua anak tiri korban merupakan anggota klub panah di sekolah.
• Turis Amerika Tewas Terpanah Anggota Suku di Pulau Sentinel, 4 Suku Ini juga Berbahaya Dikunjungi
• Mengenal Suku Terasing Andaman di Pulau Sentinel, Tak Ragu Bunuh Orang Asing dengan Panah
Sebelumnya, polisi pernah menangkap Samirah, namun kemudian dilepaskan.
"Saya meminta pengadilan untuk tidak mengizinkan gambar kedua anak tersebut untuk disebarkan oleh media elektronik," kata Direktur Penuntutan Publik Datuk Jami Aripin, seperti dikutip dari The Star Online.
Selain ketiga tersangka, polisi Malaysia masih memburu seorang perempuan terkait pembunuhan tersebut.
Perempuan itu diketahui merupakan pembantu mereka yang berasal dari Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mantan-ceo-cradle-fund-nazrin-hassan-kiri-dan-istrinya-samirah-muzaffar.jpg)