Jumat, 24 April 2026

Fakta Olga Ladyzhenskaya yang Nangkring di Google Doodle Hari Ini, Ortunya Dicap Musuh Negara

Olga Ladyzhenskaya Aleksandr Ivanovich Ladýzhenski adalah matematikawan Uni Soviet yang pernah dilarang masuk ke Universitas Leningrad.

Google
Olga Ladyzhenskaya Aleksandr Ivanovich Ladýzhenski 

TRIBUNKALTIM.CO - Kamis (7/3/2019), nama dari sosok Olga Ladyzhenskaya Aleksandr Ivanovich Ladýzhenski nangkring di Google Doodle hari ini. 

Dihimpun kemudian, Olga Ladyzhenskaya Aleksandr Ivanovich Ladýzhenski dikenal sebagai matematikawan.  

Olga Ladyzhenskaya Aleksandr Ivanovich Ladýzhenski adalah matematikawan Uni Soviet yang pernah dilarang masuk ke Universitas Leningrad. 

Prakiraan Cuaca Kota Samarinda Kamis (7/3/2019), Siang Nanti Bakal Hujan Petir

Prakiraan Cuaca BMKG di Balikpapan Kamis (7/3/2019), Darat Cerah Berawan, di Laut Hujan Ringan

Dilansir dari Googledoodle, Doodle hari ini merayakan Olga Ladyzhenskaya Aleksandr Ivanovich Ladýzhenski, seorang ahli matematika Rusia yang berjuang untuk menang atas tragedi pribadi dan melewati rintangan untuk menjadi salah satu pemikir paling berpengaruh di generasinya.

Lahir di kota pedesaan Kologriv pada hari ini pada tahun 1922, Ladyzhenskaya terinspirasi untuk mencintai aljabar oleh ayahnya, seorang ahli matematika yang berasal dari bangsawan Rusia.

Olga Ladyzhenskaya Aleksandr Ivanovich Ladýzhenski baru berusia 15 tahun ketika ayahnya dipenjara dan dieksekusi oleh otoritas Soviet yang menuduhnya sebagai "musuh negara."

Selanjutnya, ibu dan saudara perempuannya menjual pakaian, sepatu, dan sabun untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Meskipun lulus dari sekolah menengah dengan nilai bagus, dia kemudian ditolak masuk ke Universitas Negeri Leningrad karena nama keluarganya.

Setelah bertahun-tahun mengajar matematika untuk siswa sekolah menengah, Olga Ladyzhenskaya Aleksandr Ivanovich Ladýzhenski akhirnya mendapat kesempatan untuk kuliah di Universitas Negeri Moskow.

Belajar dengan ahli matematika terkenal Ivan Petrovsky.



doodles

Di sana, ia memperoleh gelar PhD dan melanjutkan ke kepala Laboratorium Fisika Matematika di Institut Matematika Steklov.

Kemudian, dia memilih untuk tinggal di Rusia meskipun Uni Soviet runtuh dan tekanan ekonomi yang menyusul.

Penulis lebih dari 250 makalah, metode Ladyzhenskaya untuk menyelesaikan persamaan diferensial parsial tetap sangat berpengaruh.

Hasil Liga Champions Porto vs AS Roma - Tuan Rumah Bungkan Serigala Ibukota dari Titik Putik 

Hasil Liga Champions PSG vs Manchester United - Dramatis, Gol Titik Putih Loloskan The Red Devils

Sebagai anggota Masyarakat Matematika St. Petersburg sejak 1959, ia menjadi presidennya pada tahun 1990.

Selain matematika, ia juga seorang pecinta alam dan seni.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved