Operasi Tangkap Tangan KPK
Jokowi Sebut Romahurmuziy adalah Kawan, Begini Tanggapan Ferdinand Hutahaean
Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan komentar atas pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Ketua Umum PPP Romahurmuziy.
TRIBUNKALTIM.CO -- Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan komentar atas pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang tertangkap KPK.
Hal itu disampaikan Ferdinand Hutahaean melalui Twitter miliknya, @Ferdinand_Haean, Sabtu (16/3/2019).
Sembari mengunggah pernyataan Jokowi yang menyatakan bahwa Romi (sapaan Romahurmuziy) adalah kawan, Ferdinand Hutahaean mengatakan dirinya setuju dengan pernyataan itu.
Dalam kicaunnya, Ferdinand Hutahaean mengatakan ada yang 'membuang' Romi.
Bahkan menjadikan penangkapan Romi sebagai kredit politik untuk Jokowi.
• Ketum PPP Ditangkap KPK, Andi Arief: Romi Super Aktif Untuk Kemenangan Pak Jokowi
"Jokowi: Apapun Romy adalah Kawan Kita, Kita Sangat Sedih dan Prihatin
SAYA SETUJU DENGAN PAK @jokowi DALAM HAL INI.
Tdk sprt yg lain, langsung membuang Romy begitu sj dgn cr menjadikan penangkapan Romy sbg kredit politik utk pak Jokowi," tulis Ferdiand.
Sementara diwartakan oleh Kompas.com, pernyataan Jokowi itu dikatakan satu hari setelah penangkapan Romi di Surabaya, Jumat (15/3/2019) lalu.
Jokowi mengatakan dirinya turut sedih atas penangkapan itu.
Karena dirinya berteman baik dengan Ketua Umum PPP yang juga mengusungnya di Pilpres 2019 tersebut.
"Apa pun, Romi adalah kawan kami. Sudah lama dan ikut dalam Koalisi Indonesia Kerja. Kami sangat sedih dan prihatin," kata Jokowi di Medan, Sabtu (16/3/2019).
Namun, Jokowi mengatakan untuk menghormati langkah yang dilakukan KPK.
• Viral Surat Romahurmuziy soal Kasus yang Membelitnya, Simak Isi Lengkap Suratnya
• OTT KPK terhadap Romahurmuziy Dianggap TKN tak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi-Maruf
• Sebelum Ditangkap KPK, Mahfud MD Sempat Peringatkan Romahurmuziy
Sementara saat ini, Romi telah dijadikan sebagai tersangka kasus penerimaan suap di Kementerian Agama, Sabtu (16/3/2019).
Selain Romi, ada lima orang lainnya yang turut terjaring OTT KPK.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/klarifikasi-menteri.jpg)