Sabtu, 25 April 2026

Penembakan di Rumah Ibadah

Kisah Heroik Bapak 4 Anak yang Kejar Teroris Penembak Masjid di Selandia Baru

Di tengah kerumunan jemaah yang berlari menghindar, Aziz memutuskan untuk menantang Brenton Tarrant yang mengacungkan senjata ke arahnya dan menembak.

AFP/GLENDA KWEK
Warga kota Christchurch, Selandia Baru meletakkan karangan bunga untuk mengungkapkan rasa duka terkait penembakan masjid yang menewaskan 49 orang pada Jumat (15/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, CHRISTCHURCH - Namanya Abdul Aziz. Dia menjalani kehidupan yang biasa saja sebagai ayah dari empat anak hingga sebuah peristiwa yang terjadi Jumat (15/3/2019).

Peristiwa yang membuat namanya dielukan dua hari terakhir itu adalah aksi teror penembakan di dua masjid Christchurch, Selandia Baru.

Ya, Aziz adalah salah seorang jemaah Masjid Linwood yang memberanikan diri menghadapi teroris penembakan yang bernama Brenton Tarrant.

Diwartakan Daily Mirror Sabtu (16/3/2019), Aziz mengatakan awalnya dia dan keempat anaknya tengah berada di masjid untuk menunaikan shalat Jumat.

Tiba-tiba terdengar tembakan yang memekakkan telinga.

Alih-alih berlari menyelamatkan diri, dia justru meninggalkan anaknya dan menghadapi Brenton Tarrant.

Di tengah kerumunan jemaah yang berlari menghindar, Aziz memutuskan untuk menantang Brenton Tarrant yang mengacungkan senjata ke arahnya dan menembak.

Kepada Newshub, pria berumur 48 tahun itu berkisah dia segera menunduk di antara mobil-mobil untuk berlindung.

Dia bermaksud menjauhkan Brenton Tarrant dari masjid.

"Saya bermaksud membuat dia mengejar saya hingga ke tempat parkir supaya para jemaah bisa kabur. Namun kemungkinan dia tidak melihat saya," terangnya.

Ketika dia hendak berlari ke belakang, Aziz berkata dia melihat lebih banyak korban berjatuhan dan sebuah senjata yang nampaknya ditinggalkan Brenton Tarrant.

Senjata yang dilaporkan berjenis shotgun itu segera diambil Aziz.

"Saya berteriak 'Aku di luar! Aku di luar!'," katanya dikutip Sky News.

Inilah Abdul Aziz, pria asal Afghanistan yang menghentikan teror penembakan di masjid Linwood, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019).
Inilah Abdul Aziz, pria asal Afghanistan yang menghentikan teror penembakan di masjid Linwood, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). (via Daily Mirror)

Gereja Katolik Secara Khusus Doakan Para Korban Penembakan di Selandia Baru

Warga Indonesia Ini Meninggal Dunia Akibat Serangan Senjata Api Brenton Tarrant di Selandia Baru

Kisah Heroik Marbot Masjid Melawan Pelaku Teror di Selandia Baru dengan Tangan Kosong

Kisah Pria Afganistan Rela Hadang Peluru demi Selamatkan Nyawa Jemaah Lain di Masjid Selandia Baru

Kutuk Serangan Penembakan 2 Masjid di Selandia Baru, Ulama di Australia Minta Umat Muslim Waspada

Aziz mengisahkan dia mencoba menarik pelatuknya, namun tak ada yang terjadi.

Pada saat itu, Brenton Tarrant tengah kembali ke mobil untuk mengambil senjata baru.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved