Rekrutmen TNI AD Siapkan Alokasi Khusus Buat Putra Daerah
Putra daerah kini mudah menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat atau TNI AD di lingkungan Kodam VI/Mulawarman. TNI rekrutmen ini
Penulis: Budi Susilo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kesempatan yang diberikan untuk putra daerah perbatasan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara diapresiasi secara baik.
Hal tersebut tercermin pada antusias yang tinggi generasi muda yang mendaftarkan diri untuk menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat atau TNI AD di lingkungan Kodam VI/Mulawarman.
Hal ini disampaikan oleh Kapendam VI/ Mulawarman Kolonel Kav Dino Martino kepada Tribunkaltim.co pada Minggu (17/3/2019) melalui press rilis yang dikirim melalui sambungan WhatsApp.
Pendaftaran Loker PT Pertamina Hari Ini Terakhir 17 Maret 2019, Begini Caranya
10 Cara Sederhana Ini Bikin Kondisi Keuanganmu Sehat hingga Akhir Bulan
Link Live Streaming Timnas Indonesia U23 vs Bali United, Sore Ini Minggu Pukul 18.00 Wita
Sesuai jadwal pelaksanaan tahapan seleksi, saat ini memasuki tahap pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit TK II Dr. R. Hardjanto Balikpapan, Kodam VI/Mulawarman.
Para putra terbaik di daerah perbatasan menjalani tes kesehatan sebagai syarat utama untuk menjadi prajurit TNI.
"Setelah sebelumnya dinyatakan memenuhi tes administrasi di kantor Ajudan Jenderal Kodam VI/Mulawarman," ujar Kepala Kesehatan Kodam VI/Mlw Kolonel Ckm Drg Raden Triatmojo Budi Utomo.
Kapendam VI/ Mulawarman, Kolonel Kav Dino Martino, menyampaikan, tes kesehatan yang di selenggarakan oleh Kodam VI/Mulawarman merupakan pemeriksaan yang harus dilaksanakan oleh para peserta.
"Ini semua untuk mengetahui tingkat kesehatan masing-masing," ungkap Kolonel Kav Dino Martino kepada Tribunkaltim.co
Kata Kolonel Kav Dino Martino, untuk mendapatkan prajurit yang sehat jiwa dan raga demi mendapatkan prajurit terbaik yang akan mengabdi untuk Negara dan Rakyat Indonesia.
"Terutama berkaitan dengan kesiapan fisik dan mental," ujar Kolonel Kav Dino Martino.
Nah, Kolonel Kav Dino Martino, menjelaskan, penilaian awal dilakukan pada bentuk postur tubuh secara keseluruhan.
Seperti kesesuaian antara tinggi dan berat badan untuk mendapatkan postur ideal prajurit dari masyarakat yang berdomisili di perbatasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Menurut Kakesdam, sesuai postur beda dengan orang-orang Amerika atau Eropa yang memiliki postur lebih tinggi dan besar.
Penyeleksian untuk anggota TNI disesuaikan dengan postur orang Asia dengan batas minimal bagi laki-laki.
Yakni tinggi 163 sentimeter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/menjadi-prajurit-tentara-nasional-indonesia-angkatan-darat.jpg)