Selasa, 19 Mei 2026

Sejarah Hari Ini

Hari Ini, 24 Maret, Peringatan Hari TBC Sedunia, Penyakit Mematikan yang Mengancam Indonesia

Sejarah Hari Ini, setiap tanggal 24 Maret diperingati sebagai Hari TBC Sedunia.

Tayang:
Penulis: Syaiful Syafar |
ecdc.europa.eu
Sejarah Hari Ini, setiap tanggal 24 Maret diperingati sebagai Hari TBC Sedunia. Penyakit mematikan ini kini menjadi ancaman serius di Indonesia. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sejarah Hari Ini, setiap tanggal 24 Maret diperingati sebagai Hari TBC Sedunia.

137 tahun lalu, tepatnya 24 Maret 1882 seorang ilmuwan bernama Dr Robert Koch mengumumkan bahwa ia telah menemukan penyebab penyakit TBC.

Pada saat itu, wabah TBC sedang menyebar di wilayah Eropa dan Amerika yang menyebabkan kematian satu dari tujuh orang.

Dr Robert Koch
Dr Robert Koch (findagrave.com)

Penemuan Dr Robert Koch berhasil membuka jalan para tenaga medis untuk mendiagnosis dan menyembuhkan penyakit ini.

Untuk mengenang jasa Dr Robert Koch, maka setiap tanggal 24 Maret ditetapkan sebagai Hari TBC Sedunia.

Tuberkulosis (TB) atau yang juga dikenal dengan TBC merupakan salah satu penyakit yang paling berbahaya di dunia.

TBC termasuk penyakit paru-paru menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Ilustrasi Mycobacterium tuberculosis
Ilustrasi Mycobacterium tuberculosis (reliawire.com)

Bakteri TBC keluar ke udara melalui droplet atau percikan dahak dan liur pada saat penderita batuk, bersin atau ketika berbicara.

Jika bakteri TBC terhirup oleh orang lain yang sedang dalam kondisi atau punya daya tahan tubuh lemah, maka mereka akan tertular sakit TBC.

TBC tidak dapat ditularkan melalui sentuhan kulit.

Ilustrasi TBC
Ilustrasi TBC (cdn.24.co.za)

Jika tidak dilakukan pencegahan, satu orang terinfeksi kuman TBC, bisa menginfeksi 10-15 orang.

Proses penularan ini mungkin baru akan terasa satu tahun setelah pemaparan awal.

Karena setelah satu tahun, paparan infeksi TBC baru akan berkembang sepenuhnya.

Gejala seseorang menderita TBC:

Gejala yang sering muncul pada infeksi TBC aktif antara lain:

  • Badan terasa lemas
  • Penurunan berat badan yang drastis
  • Demam tidak tinggi, dan keringat pada malam hari
  • Jika infeksi pada paru memburuk, akan muncul gejala lain seperti batuk, nyeri dada, dahak bercampur darah, dan sesak napas.
  • Jika infeksi menyebar ke organ tubuh yang lain, gejala yang timbul bergantung pada organ apa yang terserang kuman TBC.
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved