62 Jiwa Kehilangan Rumah di Kebakaran Karang Rejo, Ini yang Dijanjikan Pemkot Balikpapan

Pemkot Balikpapan mengaku turut prihatin terkait peristiwa kebakaran yang mengakibatkan 25 kepala keluarga kehilangan rumah.

Penulis: tribunkaltim | Editor: Adhinata Kusuma
Tribunkaltim/zainul
Kebakaran di kawasan Gang Buntu, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (26/3/2019) 

TRIBUNKALTM.CO, BALIKPAPAN - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di kota Balikpapan, Selasa (26/3/2019).

Amukan si jago merah kali ini menghanguskan sedikitnya 15 unit rumah warga padat penduduk yang terletak di dua RT, diantaranya RT 51 dan RT 52, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Selain itu, kebakaran yang diketahui mulai terjadi sekira pukul 14:00 WITA ini juga menghanguskan satu unit armada angkutan kota (Angkot) milik warga setempat.

BACA JUGA:

Tenda Pengungsian Didirikan untuk Korban Kebakaran Karang Rejo

BREAKING NEWS - Si Jago Merah Lalap Bangunan di Gang Buntu Karang Rejo

Si Jago Merah Lalap 15 Rumah di Karang Rejo; Begini Kronologinya

 

Andi, (34) warga RT 52 mengatakan peritiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14: 00 WITA.

"Tadi mulai kebakaran sekitar jam 2, kita masih dalam rumah, tiba-tiba terdengar suara tetangga teriak-teriak ada kebakaran," kata Andi.

Kurang lebih dua jam lamanya peristiwa kebakaran berlangsung.

Kobaran api baru berhasil dipadamkan setalah BPBD kota Balikpapan menerjunkan 10 unit Armada pemadam di bantu sejumlah Armada Pemadam Milik PT. Pertamina beserta relawan.

Kebakaran di kawasan Gang Buntu, RT 51, Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini terlihat dari kawasan kantor Tribunkaltim di Kampung Timur.
Kebakaran di kawasan Gang Buntu, RT 51, Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini terlihat dari kawasan kantor Tribunkaltim di Kampung Timur. (TRIBUNKALTIM/BUDISUSILO)

Pemerintah kota Balikpapan mengaku turut prihatin terkait peritiwa kebakaran yang mengakibatkan sebanyak 25 kepala keluarga yang terdiri dari 62 jiwa kehilangan tempat tinggal di RT 51 dan RT 52 Kelurahan Karang Rejo.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi saat ditemui tribunkaltim.co di lokasi kebakaran mengatakan, dalam waktu dekat pemerintah kota Balikpapan bakal memberi uang sewa rumah selama enam bulan kepada korban bencana kebakaran guna meringankan beban mereka.

"Kami turut prihatin dengan insiden ini, dalam waktu dekat pemerintah kota akan memberi uang sewa rumah selama enam bulan sebagai alternatif sementara bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," kata Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi.

BACA JUGA:

Rhoma Irama Berdoa dan Persembahkan Lagu Berjudul 'Ani', SBY: Sahabatku, Saya Sungguh Terharu

Berikut Jadwal Perempat Final Piala Presiden 2019, Tayang Live di Indosiar

Mahasiswi Diperkosa Dua Pelaku Tak Dikenal, Awalnya Pacaran di Tempat Sepi Bersama Kekasih

Lebih lanjut, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan Pemkot Balikpapan bakal melakukan pendataan ulang jumlah korban kebakaran guna mengetahui lebih jelas besaran anggaran sewa rumah yang akan digelontorkan nanti dari APBD kota Balikpapan tahun 2019.

"Besaran anggarannya belum tau pasti, karena kan belum didata semuanya secara jelas," katanya.

Untuk sementara waktu, Pemkot Balikpapan melalui relawan BPDB akan mendirikan posko sebagai alternatif penampungan para korban untuk sementara di lokasi kebakaran sambil menunggu pemberian uang sewa rumah dari pemkot.

Bantuan mulai Disalurkan

Sementara itu, hingga Selasa malam, bantuan dan logistik untuk korban kebakaran Gang Buntu, RT 52 dan 52, Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah, mulai disalurkan.

Hal ini ditandai dengan adanya tenda-tenda pengungsian yang dibangun dan masuknya logistik lain, Selasa (26/3/2019) malam.

Siti Marwah, Branch Manager Rumah Zakat Balikpapan, saat ditemui tribunkaltim.co di lokasi kejadian, menjelaskan bahwa pihaknya dan relawan lain telah berkoordinasi dengan BPBD Kota Balikpapan.

"Tadi sore, setelah pendinginan api, kami berkoordinasi dengan BPBD dibantu sama relawan dari berbagai elemen membantu membersihkan puing-puing untuk mendirikan tenda," jelasnya.

Lanjutnya, Rumah Zakat Balikpapan nantinya akan membuka posko hangat setelah pendataan selesai.

"Saat ini kami support air mineral, makanan, pakaian siap pakai. Juga kan banyak bayi disini, bayi-bayi ini akan diungsikan ke rumah warga sekitar dulu sambil menunggu langkah selanjutnya," lanjutnya.

Para relawan saat meninjau dan membersihkan sisa-sisa kebakaran di Karang Rejo, Selasa (26/3/2019)
Para relawan saat meninjau dan membersihkan sisa-sisa kebakaran di Karang Rejo, Selasa (26/3/2019) (HO Rumah Zakat Indonesia)

Selain Rumah Zakat, PKPU, Tagana, Satu Pena, Dankar juga menurunkan relawan-relawan yang siap membantu di lokasi.

"Jadi kami semua satu komando BPBD, di sini kan ada poskonya. Dan kita tahu sendiri warga Balikpapan senang membantu. Jadi agar bantuan tersalurkan dengan rata, harus melalui posko ini," paparnya kemudian.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD, Usman Ali juga menjelaskan ada 4 tenda yang akan didirikan.

"Ada 4 tenda untuk sementara dari Dinas Sosial. Yang terpasang 3 dulu karena melihat lokasi," ungkapnya.

Usman juga berharap dengan pemasangan tenda ini, korban bisa menjalankan aktivitasnya kembali sambil menunggu bantuan lainnya.

"Sedang pendataan, yang mana yang termasuk rusak ringan, rusak berat. Jadi bantuan yang diberikan akan merata," jelasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved