Minggu, 10 Mei 2026

Tribunnews WIKI

Mandau

Mandau yang telah keluar dari sarungnya pantang kembali sebelum memenggal kepala musuh, maka ilmu mandau ini tak boleh sembarangan dipraktikkan.

Tayang:
FACHMI RACHMAN/TRIBUN KALTIM
MANDAU - Seorang pria Suku Dayak di Kutai Barat, Kalimantan Timur, melakukan tari tradisional, dengan memakai senjata khas suku Dayak, mandau. 

TRIBUNKALTIM.CO –  Mandau termasuk satu di antara sekian banyak senjata tradisional yang dimiliki suku-suku di Indonesia. Mandau, senjata khas Kalimantan ini menjadi bagian dari kebudayaan suku-suku di Tanah Air.

Di antara berbagai senjata tradisional seperti rencong, badik, keris, Mandau bisa dibilang paling popular.

Mando (Mandau) adalah senjata tajam sejenis parang berasal dari kebudayaan Dayak di Kalimantan.

Mandau termasuk salah satu senjata tradisional Indonesia. Berbeda dengan parang biasa, mandau memiliki ukiran-ukiran di bagian bilahnya yang tidak tajam.

Pada Mandau, sering juga dijumpai tambahan lubang-lubang di bilahnya yang ditutup dengan kuningan atau tembaga dengan maksud memperindah bilah mandau.

Mando (ejaan Indonesia: Mandau, adalah ejaan yang salah) berasal dari bahasa Dayak Kalimantan Tengah, yaitu asal kata "Man" yaitu singkatan dari kata "kuman" yang berarti "makan" dan dibentuk dari kata "do" yaitu singkatan dari kata "dohong" yakni pisau belati khas Kalimantan tengah.

Jadi secara harafiah Mando bearti "makan Dohong", maksudnya adalah karena sejak senjata mando menjadi populer di kalimantan tengah, dohong yang merupakan senjata pisau terawal milik Dayak Ngaju Kalteng menjadi kalah populer atau tergerus kalah oleh mando.

Kekalahan populer dohong tersebut menyebabkan sebutan untuk jenis parang yang mengalahinya kemudian disebut "mando".

Meski kata Mandau berasal dari Dayak Kalteng, namun senjata ini dipakai oleh seluruh suku Dayak di Kalimantan.

Artikel Terkait:

Mau Lihat Atraksi Mandau Terbang? Jangan Lewatkan Festival Mahakam 2018

Mandau Dipercaya Mampu Menggoyang Bumi

Ada Mandau Raksasa di Festival Mahakam; Ini Rata-rata Harga Jual Mandau Tampilan

Parade 1.000 Mandau Diikuti Ribuan Warga Suku Dayak di Festival Mahakam 2018

Dikutip dari Wikipedia, Suku Dayak dengan senjata Mandaunya terkenal ahli dalam peperangan, kelompok klan mereka melawan bangsa-bangsa lain yang datang ke Pulau kalimantan, termasuk bangsa Melayu dan Bangsa Austronesia.

Karena seringnya peperangan antarklan dan bangsa-bangsa datang ke pulau kalimantan, Pedang mandau menjadi terkenal dengan bilah senjatanya yang tajam dan digunakan untuk memenggal kepala musuh-musuhnya (adat Pengayauan suku Dayak) hingga para bangsa lainnya tidak berani memasuki daerah mereka.

Hingga sampai dengan sekarang Mandau menjadi sebutan nama sebuah senjata adat asli Pulau Kalimantan.

Video-video seputar Mandau

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved