Ini Sosok Pria Penyapu Jalan yang Jenazahnya Digotong Anies Baswedan Dalam Gang Sempit
Anies Baswedan tampak berada di bagian depan keranda jenazah berusaha keluar dari gang sempit ketika membawa jenazah.
Penulis: Januar Alamijaya |
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
Hai kau pengemudi motor. Ketahuilah petugas penyapu jalan yang kau tabrak itu hari ini dikuburkan. Kau tabrak dia hari Selasa Subuh, 26 Maret. Lalu kau lari. Kau tega meninggalkan anak manusia terkapar tak berdaya di jalan raya.
Naufal Rosyid ditemukan terkapar di tepi jalan. Masih dengan sapu dan seragamnya. Di bawah jalan layang Pasar Rebo. Tak sadarkan diri. Pukul 5.30 pagi dia ditemukan oleh kawan kerjanya.
Pagi itu sejak masih gelap. Naufal, anak umur muda 24 tahun ini sudah berada di jalan raya. Dia dan puluhan ribu petugas sejak pukul 3 pagi sudah bangun. Mereka yang paling berpeluh memastikan jalanan bersih. Demi kenyamaan jutaan orang melintas menuju kerja. Jika ada yg kebetulan tersisa, sebagian pelalulalang akan dengan ringan memaki lewat jempol tangannya di media sosial seakan tak membayangkan beratnya mereka bekerja.
Subuh itu, teman-teman kerjanya sesama petugas kebersihan, melarikan korban ke RS Pasar Minggu. Tim dokter bekerja keras, dioperasi karena ada pendarahan di otak. Kondisinya berat.
Ibunya mencintai Naufal, tapi Allah lebih mencintainya. Panggilan pulang ke Rahmatullah yang ia songsong. Ia pulang ke Ibunya. Tapi ibunya di rumah hanya bisa menyambut anaknya sebagai jenazah.
Tadi kami takziyah ke keluarga ini. Rumahnya di tengah kampung, lewat gang sempit. Wajah duka terlihat di warga sekampung itu. Ibunya tabah, ayahnya pula. Tampak ada duka tapi ada juga iman. Saat kafan dibuka, wajah almarhum jernih ada senyum. InsyaAllah penanda ia husnul khatimah.
Untuk semua pengguna jalan. Kurangi kecepatan bila melihat ada petugas bekerja di jalan raya. Seragam mereka berwarna terang. Dan jadi bercahaya bila terkena lampu di saat gelap. Ingat, setiap petugas itu punya ibu, ayah, anak, istri, suami dan keluarga. Bantu pastikan mereka, yang bekerja untuk kita semua ini, bisa pulang ke rumah dengan selamat.
Dan kau penungggang kendaaran tak dikenal itu... Ingatlah bahwa kau bisa lari pagi itu, tapi kau tidak bisa lari dari pertanggungjawaban di hadapan Yang Maha Adil.
• Anies Baswedan Ungkap Momen Dibantu Petugas Bandara Changi 17 Tahun Lalu: Dunia Ini Kecil
• Anies Baswedan Persilakan Ahok ke Balai Kota DKI Jakarta Jika Ingin Bernostalgia
Anies Baswedan Tulis Surat Terbuka Kepada Pekerja MRT
Sebelumnya sebagaimana melansir Tribun Wow.com Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuliskan surat terbuka untuk para pekerja pembangunan mass rapid transit (MRT) di ibu kota.
Dilansir oleh TribunWow.com, hal tersebut tampak dari unggahan akun Instagram @aniesbaswedan, tepat di hari peresmian MRT, Minggu (24/3/2019).
Dalam suratnya, Anies Baswedan menyampaikan apresiasi tinggi untuk para pekerja di balik layar, yang mungkin namanya saja tak diketahui warga Jakarta.
• Anies Baswedan Tanggapi Aktor Hollywood Leonardo DiCaprio Soal Sampah Bantar Gebang
Ia bahkan telah meminta kepada Direksi PT MRT agar mencatat semua nama yang terlibat, sekecil apa pun jabatannya.
Anies juga mendoakan para pekerja tersebut.
Dalam unggahannya, Anies tampak memposting potret para pekerja.
"Kepada Yth.
Para Pekerja Pembangunan MRT
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
Ibu dan Bapak yg saya hormati, saya menuliskan pesan ini untuk ucapkan terima kasih.
Apresiasi pada semua yg pernah bekerja membangun MRT ini.
Saya sudah berkali-kali naik MRT, tapi tadi pagi berbeda. Pagi ini bersejarah karena MRT akan diresmikan.
Di perjalanan menuju lokasi acara, wajah para pekerja itulah yg muncul di benak saya.