Pilpres 2019

Bertema Ekonomi dan Kesra, Debat Kelima Hari Ini Berpengaruh Besar Bagi Pemilih Bimbang

Dalam pemaparan debat-debat sebelumnya, kata Arya, tawaran program belum terlalu konkret dan detail dieksplorasi capres-cawapres.

Bertema Ekonomi dan Kesra, Debat Kelima Hari Ini Berpengaruh Besar Bagi Pemilih Bimbang
(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)
Dua pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dan Joko Widodo - Maruf Amin saat acara pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden pemilu 2019 di Gedung Komisi Pemilhan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2019). Pasangan Joko Widodo - Maruf Amin mendapat nomor urut satu dan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mendapat nomor urut dua. 

Itu karena topik debat terakhir merupakan isu yang berkaitan dengan keseharian publik, khususnya terkait ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Ketua KPU Arief Budiman (tengah) di antara pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebelum dimulainya debat perdana capres-cawapres Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Tema debat yaitu hukum, hak asasi man usia, korupsi, dan terorisme.
Ketua KPU Arief Budiman (tengah) di antara pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebelum dimulainya debat perdana capres-cawapres Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Tema debat yaitu hukum, hak asasi man usia, korupsi, dan terorisme. (KOMPAS/HERU SRI KUMORO)

 
Terkait tema debat, jajak pendapat Litbang Kompas menunjukkan 61,42 persen responden menantikan paparan kandidat terkait isu ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Lebih lanjut, di kedua bidang itu, isu yang jadi perhatian publik ialah penyediaan lapangan pekerjaan dan harga bahan pokok.

”Debat ini akan menjadi referensi terakhir bagi masyarakat dalam menentukan pilihan. Apalagi, jeda waktu sebelum pencoblosan hanya empat hari sehingga ingatan pemilih masih relatif kuat dan lebih berpengaruh pada pilihan di bilik suara nanti,” kata Arya.

Lebih konkret

Dalam pemaparan debat-debat sebelumnya, kata Arya, tawaran program belum terlalu konkret dan detail dieksplorasi capres-cawapres.

Karena debat terakhir ini krusial, kandidat diharapkan memaparkan tawaran program secara konkret guna memersuasi pemilih.

Jokowi dan Prabowo saat debat keempat Pilpres 2019 yang digelar di Hotel Shangri-La, Sabtu (30/3/2019).
Jokowi dan Prabowo saat debat keempat Pilpres 2019 yang digelar di Hotel Shangri-La, Sabtu (30/3/2019). (Kolase TribunStyle sumber Kompas.com)

Terkait isu ketenagakerjaan, misalnya, Sekretaris Labor Institute Indonesia Andy W Sinaga mengingatkan, penyiapan tenaga kerja usia muda agar berdaya saing menghadapi era Industri 4.0 sangat mendesak dilakukan.

Caranya dengan mencetak tenaga kerja berkompeten.

Hal yang perlu diperbaiki, kata dia, antara lain, memetakan tenaga kerja kompeten yang bisa mendorong produktivitas industri. Pemerintah perlu mengkaji lembaga apa yang tepat mendapat peran ini.

Halaman
1234
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved