Pilpres 2019

Pendukung Jokowi-Maruf vs Prabowo-Sandi, Taruhan Tanah 1 Hektare dalam Pilpres, Ini Kisahnya

Fans Jokowi-Maruf vs fans Prabowo-Sandi pasang taruhan. Siapa juara? jika Jokowi-Maruf atau Prabowo-Sandi yang juara, pastinya dapat taruhan tanah 1ha

Pendukung Jokowi-Maruf vs Prabowo-Sandi, Taruhan Tanah 1 Hektare dalam Pilpres, Ini Kisahnya
Dok Facebook Muh Asis Cambong
Pendukung calon 01, Jokowi-Maruf bernama Hendrik Arhadi. Sedangkan lawannya, Abdul Aziz C pendukung capres 02, Prabowo-Sandi. Keduanya pasang taruhan tanah, 1 hektar. 

TRIBUNKALTIM.CO, SIDRAP - Ada, ada saja. Warga masyarakat yang ada di Sulawesi Selatan di Kabupaten Sidrap, sambut Pilpres Pemilu 2019 dengan aksi yang di luar perkiraan orang.  Melakukan tindakan yang di luar, kebiasaan orang. 

Kali ini, Pilpres ada dua orang yang berbeda pilihan politik, satu memilih pasangan calon nomor satu yang lainnya pilih paslon nomor dua.

Keduanya tidak ribut, atau bertengkar akibat adanya perbedaan pandangan pilihan politik dalam Pilpres. Keduanya sebaliknya, bertarung dengan menggelar taruhan siapa jagoan yang dipilihnya sukses dalam Pilpres.

Nah, dalam kontestasi pemilihan presiden atau Pilpres Pemilu 2019 ini, ada dua lelaki dari Kabupaten Sidrap, Sulawesi Sulawesi dari kubu berbeda menjadikannya sebagai taruhan.

Dan yang bikin heboh, kedua lelaki ini menjadikan tanah seluas 1 hektare sebagai taruhannya.

Tersiar kabar dan menjadi viral, taruhan itu melibat pendukung pasangan Capres-cawapres 01 Jokowi-Maruf dan pasangan 02 Prabowo-Sandi atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Beredarnya foto aksi taruhan tanah seluas 1 hektare tersebut terkait hasil Pilpres yang akan digelar Rabu (17/4/2019) mendatang.

Pada foto itu, terlihat dua lelaki berjabat tangan.

Keduanya mengaku pendukung calon presiden 01 dan 02.

Pendukung calon 01, Jokowi-Maruf bernama Hendrik Arhadi. Sedangkan lawannya, Abdul Aziz C pendukung capres 02, Prabowo-Sandi.
Pendukung calon 01, Jokowi-Maruf bernama Hendrik Arhadi. Sedangkan lawannya, Abdul Aziz C pendukung capres 02, Prabowo-Sandi. (Dok Facebook Muh Asis Cambong)

Pendukung calon 01, Jokowi-Maruf bernama Hendrik Arhadi.

Sedangkan lawannya, Abdul Aziz C pendukung capres 02, Prabowo-Sandi.

Hal yang membuat heboh adalah foto insert kwitansi perjanjian taruhan bermaterai Rp 6000 yang ditandangani kedua pihak.

Betulkah perjanjian itu? Atau hanya cari sensasi di minggu "tegang" Pilpres.

Lapangan Desa

Tribuntimur.com coba mengkonfirmasi kabar yang viral ini di media sosial ini.

"Perjanjiannya betul Pak," kata Hendrik, warga Desa Empagae, Kecamatan Empagae, sekitar 18 kilometer sebelah timur Pangkajene, Kabupaten Sidrap.

"Tapi tanahnya itu adalah lapangan desa yang sudah 10 tahun tidak diperhatikan sama pemerintah," jelas Hendrik yang dikonfirmasi Tribun-Timur.com.

Hendrik adalah wirausahawan sektor pertanian. Usianya 30 tahun, sudah menikah dengan dua anak yang masih di bangku TK.

Hendrik terdaftar sebagai pemilih di TPS 03, Desa Empagae, Sidrap.

Sedangkan, Abdul Aziz C terdaftar di TPS 02 desa yang sama.

Lawan tanding "taruhan" Hendrik adalah pamannya sendiri, Abdul Aziz C.

Foto dua pria dari Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, melakukan taruhan jelang Pemilu Presiden 2019 yang dihelat Rabu, 17 April 2019, viral di media sosial dan heboh diperbincangkan. Selain itu, terdapat pula foto kuitansi perjanjian taruhan bermaterai Rp 6.000 yang ditandangani kedua pihak.
Foto dua pria dari Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, melakukan taruhan jelang Pemilu Presiden 2019 yang dihelat Rabu, 17 April 2019, viral di media sosial dan heboh diperbincangkan. Selain itu, terdapat pula foto kuitansi perjanjian taruhan bermaterai Rp 6.000 yang ditandangani kedua pihak. (dok Facebook)

Si paman berusia 39 tahun dan memiliki 4 anak, yang tertua sudah di tahun akhir sekolah dasar.

Seperti keponakan, sang paman juga petani sawah tadah hujan dan irigasi.

"Yang kacamata riben itu adalah adik kandungnya ibuku," kata Hendrik melalui sambungan telepon, Senin (15/4/2019) petang.

Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) menunggangi kuda usai mengadakan pertemuan di kediaman Prabowo Subianto, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016). Pertemuan tertutup tersebut membahas berbagai macam persoalan, seperti masalah perekonomian, penegakan hukum, dan isu-isu yang tengah hangat saat ini - TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) menunggangi kuda usai mengadakan pertemuan di kediaman Prabowo Subianto, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016). Pertemuan tertutup tersebut membahas berbagai macam persoalan, seperti masalah perekonomian, penegakan hukum, dan isu-isu yang tengah hangat saat ini - TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN ()

Asal Muasal Taruhan

Hendrik menceritakan inisiatif foto taruhan pilpres itu, Senin (15/4/2019) pagi.

"Kebetulan lapangannya dekat rumahji jadi kami langsung foto dan beli materai, baru diupload di FB (Facebook)," ujar Hendrik.

Ternyata, setelah diupload habis salat Azhar, foto itu sudah viral. Di akun Facebook pamannya, hingga pukul 19.00 wita, sudah dishare lebih 200 kali.

Hendrik menjelaskan motifnya mengunggah foto taruhan itu, agar pemerintah dan presiden yang kelak terpilih menjadikan lapangan sepak bola ini pusat aktivitas warga.

"Susah 10 tahun kami ajukan proposal ke kepala desa, pak camat, pak bupati, dan caleg DPR, tapi sampai sekarang rumputnya masih tinggi," ujar Hendrik.

Saat Hendrik masih SD hingga SMP, tanah lapangan yang kini jadi area gembala ternak sapi dan kambing itu, jadi pusat olah raga anak muda.

Dia dan pamannya berharap, jika Jokowi-Maruf atau Prabowo-Sandi kelak terpilih, bisa memprogramkan perbaikan lapangan sepak bola tingkat desa.

"Jangan anak muda nanti hanya tahu main mobile legend dan PS 4 tapi tidak tahu main bola asli," katanya.

Taruhan Bandar Judi

Kalau taruhan yang dilakukan dua lelaki di Sidrap tersebut adalah soal perbaikan lapangan, tapi ini taruhan sungguhan.

Pada Pilpres 2014 lalu, sebuah situs judi Australia bahkan menjadikan pemilihan presiden Indonesia sebagai pasar taruhan.

Dikutip dari Kontan.co.id, dalam situs sportbet.com.au itu, si petaruh harus memilih apakah Joko Widodo atau Prabowo yang menjadi presiden mendatang.

Situs itu mengunggulkan Joko Widodo dengan odds sebesar 1,33. Sementara, odds Prabowo Subianto sebesar 3,00.

Nilai odds yang lebih rendah berarti hadiah yang ditawarkan lebih kecil karena kans menang lebih besar.

Contohnya, bila Anda bertaruh Jokowi memenangkan pemilihan presiden mendatang dengan uang sebesar US$ 100 maka hadiah yang Anda peroleh sebesar US$ 133.

Lain halnya bila bertaruh dengan jumlah uang yang sama untuk Prabowo maka hadiah yang Anda terima menjadi sebesar US$ 300.

Sportsbet adalah rumah pasar taruhan terbesar di Australia.

Rumah judi yang berdiri sejak 1993 ini mempunyai izin dari pemerintah Australia.

Sejak Mei 2009 lalu, Sportsbet dimiliki oleh perusahaan Irlandia Paddy Power.

Perusahaan ini membeli 51% saham Sportsbet senilai A$ 200 juta. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Taruhan Pemenang Pilpres - Pendukung Jokowi Vs Prabowo Taruhan Tanah 1 Hektare, Ini Motifnya, http://makassar.tribunnews.com/2019/04/16/taruhan-siapa-pemenang-pilpres-2019-pendukung-jokowi-dan-prabowo-di-sidrap-taruhan-tanah-1-hektare?page=all.

Artikel Lainnya:

Taruhan di Dunia Maya, Yunarto Serius Janji Pindah Negara jika Capres Pilihannya Kalah di Pilpres?

Jauh dari Keluarga hingga Nyawa jadi Taruhan, Beginilah Risiko Petugas SAR demi Tugas Kemanusiaan

Cerita Dua Warga Bertaruh 1 Hektare Tanah Pemenang Pilpres 2019, Jokowi Vs Prabowo?

Paman dan Ponakan Pendukung Jokowi dan Prabowo di Sidrap Taruhan Tanah 1 Hektare dalam Pilpres Besok

Kalah Atau Menang dari Jokowi, Prabowo Diprediksi Bakal Maju Lagi Pilpres 2024

Likes Fanpage Facebook:

Follow Twitter:

Follow Instagram:

Subscribe YouTube:

Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved