Ratusan Pekerja Sawit Gelar Aksi Damai, Ini Respon Bupati Kutim

Aksi memperingati Hari Buruh Sedunia juga digelar para pekerja perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kutai Timur. Mereka sampaikan sejumlah tuntutan

Ratusan Pekerja Sawit Gelar Aksi Damai, Ini Respon Bupati Kutim
TribunKaltim.Co/Margaret Sarita
Aksi damai pekerja perkebunan kelapa sawit di kantor Bupati 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Aksi memperingati Hari Buruh Sedunia juga digelar para pekerja perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kutai Timur.

Mereka yang datang dari beberapa kecamatan se Kutim, berorasi di depan Kantor Bupati dan DPRD Kutim.

Dipimpin Koordinator lapangan, Protus Kia para para pekerja ini menyuarakan 10 tuntutan.

Di antaranya meminta pemerintah mencabut PP 78 tahun 2015 tentang perburuhan, gratiskan kesehatan bagi buruh,

tegakkan hukum ketenagakerjaan dan pengawasan, serta hapuskan sistem outsourching.

Mereka juga menginginkan dihapusnya penggolongan Buruh Harian Lepas (BHL) pada perusahaan perkebunan. Serta usulan terpenting adalah perusahaan harus mempekerjakan tenaga lokal Kutim.

Para buruh juga sempat menyinggung soal PHK besar-besaran yang dilakukan PT Anugerah Energitama, belum lama ini.

“Kami berharap pemerintah cepat mengambil sikap menangani permasalahan tersebut.

Agar para buruh dapat kembali bekerja atau mendapat pesangon yang layak bila benar-benar tidak dipekerjakan lagi,” ungkap Protus.

Menanggapi tuntutan para pekerja, Bupati Ismunandar yang didampingi Wabup Kasmidi Bulang dan Sekda Irawansyah mengatakan, pihaknya akan turun tangan menghadapi persoalan pekerja di Kutim. Namun, tentunya tetap mengacu pada undang undang yang berlaku.

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved