Kampung Keluarga Berencana Dinilai Strategis Membantu Mengentaskan Kemiskinan

Kampung KB secara substansi sangat strategis dalam pembangunan di daerah yang identik dengan pengentasan kemiskinan

Kampung Keluarga Berencana Dinilai Strategis Membantu Mengentaskan Kemiskinan
TRIBUN KALTIM/ Cahyo Wicaksono Putro
Persiapaan lomba yel-yel pada acara final festival KIE Kreatif dan Institusi Bangkit (GESIT Kampung KB Kota Balikpapan, pada Kamis (2/5/2019). Di gedung Dinas Catatan Sipil Balikpapan oleh Dinas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN - Program Kampung Keluarga Berencana diharapkan mampu menjadi program pembangunan daerah yang holistik dan integratif.

Dalam rencana sosialisasi Program KB yang bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan ekonomi, spiritual dan sosial budaya penduduk Indonesia agar dapat dicapai keseimbangan yang baik dengan kemampuan produksi nasional.

Pada kesempatan dalam acara KIE Kreatif dan Institusi Bangkit (GESIT) Kampung KB Kota Balikpapan yang terselenggara di gedung catatan sipil, di jalan MT. Haryono Balikpapan itu, Santi Sohot Kepala Bidang Keluarga Berencana Balikpapan, menjelaskan bahwa Keluarga Berencana adalah suatu program pemerintah yang dirancang untuk menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk,

maka dari itu program KB ini diharapkan menerima Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) yang berorientasi pada pertumbuhan yang seimbang.

“Dari hasil evaluasi Program Kampung KB oleh BPKP,

kebijakan Kampung KB (Keluarga Berencana) secara substansi sangat strategis dalam pembangunan di daerah yang identik dengan pengentasan kemiskinan.

Program Kampung KB diharapkan mampu menjadi program pembangunan daerah yang holistik dan integratif," jelasnya, Kamis (2/5/2019).

Kampung KB merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan Program KKBPK kepada masyarakat dalam mengaktualisasikan 8 fungsi keluarga dan membangun karakter bangsa melalui perwujudan keluarga kecil bahagia sejahtera.

Adapun 8 fungsi keluarga tersebut yaitu fungsi keagamaan, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, serta fungsi pembinaan lingkungan.

Hingga April 2019 lalu, data Kampung KB yang telah dibentuk adalah sebesar 14.297.

Halaman
12
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved