Seleb
Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Ulama Kondang Aa Gym Minta Kirim Doa
Di bulan Ramadhan ini, Ulama kondang KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym muncul dengan kalimat duka, Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun. Minta Kirim doa
TRIBUNKALTIM.CO - Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Ulama Kondang Aa Gym Minta Kirim Doa.
Di bulan Ramadhan ini, Ulama kondang KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym muncul dengan kalimat duka, Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun.
Melalui kalimat Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Aa Gym minta kirim doa untuk warga Palestina di bulan Ramadhan ini.
Aa Gym mengajak umat muslim mengajak agar di bulan Ramadhan yang mustajabnya doa ini untuk mendoakan warga Palestina yang dibombardir Israel beberapa hari lalu.
Ini terlihat dari postingan akun instagram pribadinya, Rabu (8/5/2019), Aa Gym mengakhiri postingannya dengan kalimat Innalillahi wa inna ilaihi rooji'uun.
Dalam postingannya itu, Aa Gym menuliskan kalimat sebagai berikut:
Innaalillahi wainnaa ilaihi roji’uun
Saudara kita di palestina sedang dibom, situasi yg sangat berat, sulit, mencekam dan membahayakan.
Mari terus perbanyak mendoakannya khusus,
semoga Alloh melindungi, menolong dan melepaskan bumi Palestina dari penjajahan.. aamiiiin Yaa Rabb.
Aa Gym kemudian menambahkan caption dalam postingannya tersebut.
"Ayo kita doakan sahabat-sahabat kita di Palestine semoga Alloh selamatkan mereka, Alloh berikan kekuatan dan kemenangan serta jadikan wafatnya sebagai jihad. Innalillahi wa inna ilaihi rooji'uun," tulis Aa Gym di akun instagramnya @aagym.
Ketegangan Jalur Gaza
Postingan Aa Gym terkait ketegangan yang terjadi di jalur Gaza jelang Ramadhan.
Pasukan Zionis Israel menyerang jalur Gaza ketika umat Islam di seluruh dunia menunaikan ibadah Ramadhan di hari pertama, Senin (6/5/2019).
Dilansir dari Kompas.com, warga Gaza pada Senin (6/5/2019) harus mengawali Ramadhan dengan pemakaman dan mencari jenazah dari puing-puing bangunan.
Ketika fajar menyingsing dan gencatan senjata dimulai, beberapa warga Palestina di wilayah kantong pesisir yang miskin nampak sibuk.
Di rumah sakit terbesar di Gaza City, Shifa, kerabat dari 21 warga Palestina yang tewas pada Minggu, tiba untuk berdoa dalam kedukaan mendalam.
Sementara, petugas memperbaiki aliran listrik dan saluran telepon yang hancur oleh bom Israel, yang juga meruntuhkan seluruh blok gedung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/aa-gym_20170609_081050.jpg)