Rabu, 6 Mei 2026

Liga Champions

Liverpool Lolos Berkat Tendangan Sudut 'Aneh', Ini Pengakuan Sang Penendang Trent Alexander-Arnold

Liverpool berhasil melaju ke Final Liga Champions berkat gol dari sepak pojok. Eksekusi "Aneh' Trent Alexander-Arnold diselesaikan oleh Divock Origi

Tayang:
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Twitter @ChampionsLeague
Liverpool 4-0 Barcelona, The Reds Lolos Final Liga Champions, Ini Reaksi 5 Legenda Liverpool Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Liverpool 4-0 Barcelona, The Reds Lolos Final Liga Champions, Ini Reaksi 5 Legenda Liverpool, http://www.tribunnews.com/superskor/2019/05/08/liverpool-4-0-barcelona-the-reds-lolos-final-liga-champions-ini-reaksi-5-legenda-liverpool?page=all. Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha Editor: sri juliati 

TRIBUNKALTIM.CO - Comeback gemilang Liverpool dalam menjungkalkan Barcelona masih menjadi perbincangan.

Tertinggal 0-3 pada semifinal leg pertama melawan Barcelona, Liverpool justru melaju ke final setelah membantai Barcelona 4 gol tanpa balas di Stadion Anfield.

Banyak fakta tersaji dalam pertandingan tersebut.

Namun, yang paling banyak diperbincangkan adalah gol ke empat yang dicetak Divock Origi melalui situasi tendangan sudut.

Trent Alexander-Arnold adalah aktor dibalik gol Divock Origi yang membawa Liverpool melaju ke babak Final LIga Champions.

Trent Alexander-Arnold mengaku bahwa tendangan sudutnya yang berbuah gol saat Liverpool mencukur Barcelona adalah murni berasal dari instingnya.

Trent Alexander-Arnold menjadi buah bibir dari pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Liverpool dan Barcelona, Rabu (8/5/2019) dini hari WIB.

Pemain berusia 20 tahun tersebut berhasil membantu Liverpool mencetak gol keempat dengan sebuah umpan dari tendangan sudut yang berhasil diselesaikan oleh Divock Origi.

Berkat gol tersebut, The Reds berhasil memenangkan laga dengan skor 4-0.

Sekaligus membalas kekalahan 0-3 saat leg pertama melawan Barcelona.

Proses gol yang diinisiasi oleh Trent Alexander-Arnold juga terbilang unik.
Sebab, dia awalnya terlihat akan membiarkan Xherdan Shaqiri untuk mengeksekusi tendangan corner.

Akan tetapi, setelah melihat benteng Barcelona belum terorganisir, Alexander-Arnold tiba-tiba langsung berbalik dan memberi umpan lambung kepada Divock Origi.

Nyaris tanpa pengawalan berarti, Origi dengan leluasa menendang bola masuk ke gawang yang dijaga Marc-Andre Ter Stegen.

"Saya pikir itu soal insting," tutur Alexander-Arnold menjelaskan soal keputusannya melakukan tendangan sudut secara dadakan, dikutip BolaSport.com dari Reuters.

"Itu hanya salah satu momen ketika Anda bertindak setelah melihat kesempatan dan tentu saja Origi berhasil menyelesaikannya."

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved