Sabtu, 11 April 2026

Liga Champions

Liverpool vs Barcelona - Sisakan Polemik, Ini Penjelasan Proses Gol Divock Origi yang Disahkan Wasit

Gol terakhir The Reds datang dari umpan sepak pojok Trent Alexander-Arnold yang kemudian diteruskan oleh Divock Origipada menit ke-79.

TWITTER.COM/CHAMPIONS LEAGUE
Georginio Wijnaldum, Pemain Liverpool, berselebrasi seusai menjebol gawnag Barcelona dalam leg kedua semifinal Liga Champions, Selasa (7/5/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO - Liverpool baru saja memenangi laga melawan Barcelona dengan skor 4-0, namun banyak yang bertanya-tanya soal gol terakhir Liverpool yang dicetak oleh Divock Origi.

Gol terakhir The Reds datang dari umpan sepak pojok Trent Alexander-Arnold yang kemudian diteruskan oleh Divock Origipada menit ke-79.

Tidak sedikit yang menganggap gol tersebut kontroversial lantaran para pemain Barcelona belum siap dan wasit belum meniup peluit saat tendangan pojok dilakukan oleh Alexander Arnold.

Nyatanya, wasit tetap mengesahkan gol tersebut dan Liverpoolbisa memenangkan laga dengan skor 4-0, dan berhak lolos ke final Liga Champions.

Bagaimana Aturannya?

Tendangan sudut yang dilakukan Trent Alexander-Arnold adalah sah menurut Laws of The Game IFAB (International Football Association Board) 2018-2019.

Hal ini tercantum dalam pasal 17 soal Tendangan Sudut.

Pada bagian Prosedur poin 3, berbunyi "Bola dalam permainan (in play) letika ditendang dan secara jelas bergerak, tidak perlu meninggalkan area sudut."

Poin ini menunjukkan jika seorang pemain tak perlu menunggu peluit wasit untuk menendang tendangan penjuru.

Ini adalah kecerdikan Trent Alexander-Arnold dalam melihat peluang.

Bek berusia 20 tahun itu berlagak berjalan menjauhi sudut lapangan dan seperti akan diganti oleh Xherdan Shaqiri sebagai penendang.

Namun begitu bek Barca lengah, ia mengirim bola ke kotak penalti.

Divock Origi, dalam posisi tak terkawal, menceploskan bola dengan mudah ke gawang.

"Itu hanya aksi naluriah ketika melihat peluang," kata Arnold soal triknya, seperti dikutip BolaSport.com dari laman UEFA.

Mantan pelatih Manchester United yang kini menjadi pundit, Jose Mourinho juga menyoroti buruknya cara bertahan Barcelona sehingga tercipta gol keempat.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved