Perusda Bakal Geser Posisi Pelindo Kelola Pelabuhan Loktuan, Gandeng Swasta Bentuk BUP

Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Kota Bontang menjajaki peluang usaha pengelolan Pelabuhan Loktuan.

TribunKaltim.Co/Ichwal Setiawan
PERTEMUAN PERUSDA AUJ dengan DPRD — HM Zuchli Imran mengatakan tengah menyiapkan pembentukan BUP. Pengelolaan Pelabuhan Loktuan nanti bakal dilakukan oleh Perusda AUJ melalui BUP yang dibentuk. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Kota Bontang menjajaki peluang usaha pengelolan Pelabuhan Loktuan.

Perusda tengah membentuk Badan Usaha Pelabuhan (BUP) agar bisa mengelola pelabuhan yang selama ini dikuasai PT Pelindo IV.

Saat ini pihak Perusda masih menunggu rekomendasi dari Pelindo dan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI).

Kepada tribunkaltim.co, Direktur Perusda AUJ HM Zuchli Imran mengatakan , target ke depan pihaknya bakal menggeser posisi Pelindo IV sebagai pengelolaan Pelabuhan Loktuan, dan mengambil alih pengelolaan pelabuhan utama di Kota Bontang ini.

“Lah infrastruktur yang bangun Pemkot, mereka hanya datangkan SDM saja suruh jaga. Kita kan bisa lakukan itu juga, asalkam punya BUP yang sekarang lagi kita urus perizinannya,” ujar Direktur Imran kepada tribun saat ditemui di Kantor DPRD Bontang, Selasa (14/5/2019).

Perusda AUJ Bontang menggandeng perusahaan swasta dalam pembentukan BUP ini. Imran memgaku, investasi untuk pendirian badan usaha bersumber dari Perusda AUJ.

Namun demikian,  hasil keuntungan dari pengelolaan BUP bakal dibagi dengan mitra perusahaan swasta tersebut. “Iya saya lupa nama perusahaannya, tapi kami belum bicara berapa presntase bagi hasil. Masih berupa draft sih nanti saja lah,” ungkapnya.

Dari catatan tribunkaltim.co, pendapatan yang diterima dari pengelolaan Pelabuhan Loktuan ini sebesar Rp 1,6 miliar per tahun.

Aktivitas bongkat muat yang dilakukam sejumlah industri besar di Kota Bontang menjadi sumber pendapatan bagi pelabuhan. (*)

BACA JUGA:

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved