Berikut Resep dari Gubernur Kaltara Irianto, Perihal Opini WTP 5 Kali Berturut-turut

Gubernur Irianto Lambrie berbagi resep mengapa Pemprov Kaltara bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima berturut-turut

Berikut Resep dari Gubernur Kaltara  Irianto, Perihal Opini WTP  5 Kali Berturut-turut
TribunKaltim.Co/Muhammad Arfan
Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menandatangani berita acara serah terima Hasil Pemerikasaan BPK RI terhadap LKPD Pemprov Kaltara Tahun Anggaran 2019 di Kantor DPRD Kaltara, Senin (20/5/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie berbagi resep mengapa Pemprov Kalimantan Utara bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima tahun berturut-turut.

Sebagaimana diketahui, Pemprov Kalimantan Utara, Senin (20/5/2019) kembali meraih  opini WTP dari BPK RI dari Hasil Pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2018.

Hasil Pemeriksaan itu diserahkan anggota VI BPK RI Harry Azhar Azis kepada Gubernur Irianto dan Ketua DPRD Marten Sablon di kantor DPRD Kalimantan Utara.

Opini WTP diraih Pemprov Kalimantan Utara pada LKPD Tahun Anggaran 2014, Tahun Anggaran 2015, Tahun Anggaran 2016, Tahun Anggaran 2017, dan Tahun Anggaran 2018.

"Resepnya adalah pengalaman. Dengan pengalaman itu, kita banyak belajar. Dulu Sebagai Sekda Kaltim, kami Alhamdulillah, mengantarkan Kaltim mendapatkan WTP pertama.

Kemudian dipertahankan sampai 3 kali berturut-turut," ujar Irianto kepada Tribunkaltim.co di Bandara Tanjung Harapan usai mengantarkan Harry Azhar Azis bertolak ke pulang ke Jakarta.

Kedua, jaringan atau networking dengan semua yang berkompeten seperti BPK dan Inspektorat.

"Inspektorat kita dorong bekerja berintegritas, profesional, dan memiliki pengetahuan yang makin baik. Pak Ramli (Inspektur/Kepala Inspektorat Kalimantan Utara) bekerja bagus dengan stafnya," kata Irianto.

Selain itu, dukungan Kepala OPD dan Sekprov sebagai koordinator juga sangat berarti atas raihan WTP.

"Intinya juga leadership di pemerintahan juga salah satu kunci. Kalau kepala daerah itu tidak ada komitmen untuk berbuat, maka susah," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved