Minggu, 19 April 2026

Pilpres 2019

Aa Gym Ingatkan Stop Kerusuhan 22 Mei, Perludem Berpesan Jangan Percaya Kabar dari Media Sosial

Nah, Aa Gym memohon untuk harus hentikan secara segera kerusuhan aksi 22 Mei 2019. Perludem pun ingtakan jangan percayai sumber media sosial

Editor: Budi Susilo
Tribun Timur/Fahrizal Syam
KH Abdullah Gymnastiar atau lebih dikenal dengan nama AA Gym berkunjung ke pondok Pesantren Darul Istiqamah, Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (14/11/2015). Nah, Aa Gym memohon untuk harus hentikan secara segera kerusuhan aksi 22 Mei 2019. Perludem pun ingtakan jangan percayai sumber media sosial 

TRIBUNKALTIM.CO - Dai Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym yang sedang melaksanakan ibadah umrah di Mekkah ikut prihatin dengan kondisi Indonesia yang rusuh akibat aksi 22 Mei 2019.

Melalui akun instagramnya Aa Gym memohon untuk segera hentikan kerusuhan aksi 22 Mei 2019.

Aa gym minta para pejabat dan tokoh selesaikan masalah ini dengan kepala dingin. Wartakotalive.com mengutip pesan Aa Gym yang ditulis pada Kamis (23/2/2019) dini hari pada akun instagram terverifikasi. Berikut pesannya:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun telah terjadi kerusuhan di antara kita di negeri yang kita cintai di bulan suci.

Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air kita adalah bersaudara. Aparat, rakyat, para tokoh adalah sama saudara. Anak bangsa Indonesia.

Indonesia ini adalah rumah kita. Yang harus kita jaga bersama. Amanah Allah.

Stop hentikan mohon hentikan segala kekerasan dari pihak manapun.

Kekerasan, kerusuhan hanya akan menimbulkan masalah yang lebih buruk.

Kerusakan dan kehancuran bagi negeri ini, Naudzubillah

Dimohon semua pihak menahan diri. Sepanas apapun suasana dan hati tetap harus berpikir jernih.

Jangan pernah terprovokasi dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang menginginkan negeri ini hancur-hancuran.

Saudaraku kita selesaikan bersama insya allah dengan cara-cara yang benar. Yang koridor benar, konstitusional.

Maka mohon para tokoh para pejabat dimohon segera berembuk untuk meredakan ketegangan ini.

Kita ajak masyarakat untuk menempuh jalan yang konstitusional, jangan sampai bertambah rakyat dan apparat menjadi korban.

Ingat sekali lagi ini adalah ujian bersama dan kita ini bersaudara. Ini adalah bulan suci dan insya allah kita bisa melewati semua ini dengan baik.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved