Angka DBD Terus Meningkat, Dinkes Kutim Susun Perbup

Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur terus berupaya menurunkan angka penularan Demam Berdarah Degue (DBD) di wilayah Kabupaten Kutai Timur.

Angka DBD Terus Meningkat, Dinkes Kutim Susun Perbup
TRIBUN KALTIM/ MARGARET SARITA
Pelaksanaan rapat pembahasan Perbup pengendalian DBD di wilayah Kutai Timur 

Bahkan, selalu ada korban jiwa akibat lambatnya deteksi penularan DBD. Program melibatkan anak sekolah dalam memerangi DBD cukup berhasil di kabupaten lain.

Kutim ingin meniru upaya tersebut, untuk menekan angka penularan DBD.

“Dengan melibatkan anak sekolah, Dinas Pendidikan memiliki peran pengawasan, terhadap kegiatan pemantauan jentik di sekolah,” ujar Bahrani.

 Selain itu, tambah Kabid P2PM, M Yusuf, ketersediaan anggaran juga menjadi persoalan.

Adanya dukungan di lintas sektoral seperti aparat desa dan OPD terkait, bisa membantu pelaksanaan program tersebut.

Semua itu diatur dalam Perbup. “APBDes misalnya, ada alokasi 10 persen untuk kesehatan.

Bisa digunakan untuk jumantik anak dalam program satu jumantik satu anak di tiap keluarga,” ungkap Yusuf.

Dengan adanya Perbup, diharapkan program pemberantasan DBD yang tadinya berjalan terseok-seok bisa lebih lancar ke depannya.

Karena sudah ada yang menaungi dengan aturan yang jelas. Keterlibatan masing-masing instansi pun jelas. Siapa berbuat apa. (*)

Subscribe official YouTube Channel

Halaman
123
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved