Ramadhan 2019

Buka Puasa Bersama Mitra dan Anak Yatim, DPD REI Kaltim: Pekerja Lapangan Terpaksa Dirumahkan

Di pertengahan bulan Ramadan ini, DPD Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia Kalimantan Timur (REI Kaltim) menyelenggarakan buka puasa bersama

Buka Puasa Bersama Mitra dan Anak Yatim, DPD REI Kaltim: Pekerja Lapangan Terpaksa Dirumahkan
Tribunkaltim.co / Nevrianto Hardi Prasetyo
DPD Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia Kalimantan Timur (REI Kaltim) menyelenggarakan buka puasa bersama mitra dan anak yatim, pada Kamis (23/5) di Grand Mahakam Club House, Jalan Siradj Salman, Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Di pertengahan bulan Ramadhan 2019 ini, DPD Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia Kalimantan Timur (REI Kaltim) menyelenggarakan buka puasa bersama, pada Kamis (23/5) di Grand Mahakam Club House, Jalan Siradj Salman, Samarinda.

Pada kegiatan buka puasa bersama tersebut, REI Kaltim turut mengundang mitra kerjanya.

Selain itu, perkumpulan pengusaha properti tersebut juga mengundang anak-anak yatim dalam salah satu program mereka yaitu REI Berbagi.

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilangsungkan setiap tahun pada bulan Ramadhan.

"Meski dalam kondisi yang tidak baik secara penjualan kita, tetapi paling tidak ini menjadi wujud syukur kita kepada Allah SWT, karena kita masih tetap eksis di industri perumahan," ujar Ketua DPD REI Kaltim, Bagus Susetyo usai kegiatan buka puasa bersama tersebut.

Ketua DPD REI Kaltim, Bagus Susetyo.
Ketua DPD REI Kaltim, Bagus Susetyo. (Tribunkaltim.co / Nevrianto Hardi Prasetyo)

Bagus berharap, dengan mengundang dan berbagi dengan anak yatim tersebut, dapat menjadi suatu keberkahan tersendiri.

"Mudah-mudahan menjadi lebih baik lagi, terutama tidak hanya di rumah subsidi, tetapi rumah komersil menengah ke atas pun juga semakin baik lagi," harapnya.

Bagus mengatakan, pada 2019 ini, pada properti rumah toko (ruko) dan rumah komersil tipe 70 ke atas mengalami penurunan penjualan hampir 70 hingga 80 persen.

Hal tersebut, lanjut Bagus, diakibatkan oleh faktor daya beli masyarakat yang sedang menurun.

Faktor lainnya, sebelumnya, masyarakat atau konsumen yang membeli rumah komersil ditujukan untuk investasi, namun saat ini, kondisi tersebut mulai bergeser.

Halaman
123
Penulis: Aditya Rahman Hafidz
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved