Darurat Narkoba

Pasar Segiri Rawan Transaksi Narkoba, Satreskoba Polresta Samarinda Rutin Patroli

Pasar Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur juga dikenal sebagai salah satu kawasan rawan peredaran narkotika.

Pasar Segiri Rawan Transaksi Narkoba, Satreskoba Polresta Samarinda Rutin Patroli
HO - Satreskoba Polresta Samarinda
Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Markus memimpin langsung patroli di pasar Segiri beberapa waktu lalu. Pasar Segiri menjadi salah satu kawasan rawan peredaran narkotika di Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pasar Segiri di Kota Samarinda, Kalimantan Timur adalah pasar tradisional yang sangat sibuk dan menjadi rujukan berbelanja masyarakat yang menyediakan aneka sayur mayur, serta kebutuhan pokok masyarakat.

Namun, di balik itu, Pasar Segiri juga menjadi salah satu kawasan rawan peredaran narkoba.

Karena kerap dijadikan tempat transaksi narkotika, beberapa tahun terakhir pasar yang terletak di Jalan Pahlawan menjadi pematauan utama Kepolisian, maupun aparat penegak hukum lainnya.

Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Markus mengungkapkan, saat ini sudah tidak ada lagi loket tempat transaksi narkotika, terutama sabu di pasar Segiri.

Sejumlah loket telah dihancurkan pihaknya.

"Loket sudah tidak ada lagi, loket yang bekas kita bongkar masih ada di dalam (pasar Segiri)," ucapnya, Sabtu (25/5/2019).

Bahkan, menurutnya sudah sangat jarang ada pengedar yang beroperasi di pasar Segiri, Samarinda.

Namun demikian, bukan berarti pasar Segiri bersih dari narkotika.

"Kita pantau terus pasar Segiri, siang malam kami patroli di sana," imbuhnya.

Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Markus memimpin langsung patroli di pasar Segiri beberapa waktu lalu. Pasar Segiri menjadi salah satu kawasan rawan peredaran narkotika di Samarinda.
Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Markus memimpin langsung patroli di pasar Segiri beberapa waktu lalu. Pasar Segiri menjadi salah satu kawasan rawan peredaran narkotika di Samarinda. (HO - Satreskoba Polresta Samarinda)

Namun, tetap saja masih ada yang datang untuk membeli sabu, tidak jarang petugas yang sedang melakukan patroli diberi uang untuk membeli sabu.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved