Pilpres 2019

TERPOPULER Kejanggalan Korban Penembakan Aksi Mei 2019 Terungkap, Ditembak Tak Lebih dari 100 M

Herman Sulistyo merasa janggal dengan korban penembakan aksi Mei 2019. Sebab, luka tembak single bullet dari berasal dari sisi kanan tak lebih 100 m

TERPOPULER Kejanggalan Korban Penembakan Aksi Mei 2019 Terungkap, Ditembak Tak Lebih dari 100 M
Warta Kota Alex Suban/Henry Lopulalan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membeberkan barang bukti dan tetapkan 257 tersangka ricuh kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019). Polisi menyita sejumlah barang bukti dari massa rusuh pada Rabu (22/5) dini hari di tiga lokasi diantaranya amplop putih bernama berisi Rp 200-500 ribu dan anak panah. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kejanggalan pada korban penembakan aksi 22 Mei 2019, akhirnya terungkap.

Kejanggalan ini sekaligus bisa mengungkap siapa dalang kerusuhan aksi 22 Mei lalu, yang menimbulkan korban jiwa, harta dan benda.

Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ), Hermawan Sulistyo mengungkapkan analisisnya terkait siapa pelaku pembakan di aksi 22 mei lalu.

Dilansir dalam tayangan Kompas Petang yang dibagikan di saluran YouTube KompasTV, Sabtu (25/5/2019).

Dalam pemaparannya, Hermawan Sulistyo menyoroti sejumlah hal yang menurutnya janggal jika disebutkan bahwa polisi lah yang menjadi pelaku penembakan dalam aksi tersebut.

Yang pertama, Hermawan memaparkan, dari delapan orang yang tercatat meninggal dunia, tidak diketahui siapa orang yang mengantarkan korban tersebut ke rumah sakit.

"Delapan orang yang mati itu sampai sekarang tidak ada data satupun di semua rumah sakit yang dikirim mayatnya yang bawa mayatnya itu siapa. Tidak ada datanya," ungkap Hermawan.

Hermawan menilai, ada kejanggalan dari fakta yang ia dapatkan itu.

Selain itu, Hermawan juga menyoroti luka tembak pada korban yang ia nilai janggal.

"Yang kedua, yang luka tembak, empat orang yang ke rumah sakit polri itu semua single bullet. Ketembak dari samping kanan, di leher," kata Hermawan.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved