BMKG Samarinda Imbau Masyarakat Waspada terhadap Kebakaran Lahan dan Hutan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengimbau kepada masyarakat Kalimantan Timur himbau tak terjadi kahutla

TRIBUN KALTIM/SAMIR
Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten PPU, Agustus 2018. Memasuki musim kemarau dihimbau warga agar menjaga hutan dan lahan agar tak terbakar 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Jelang libur Lebaran dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),  mengimbau kepada masyarakat Kalimantan Timur untuk mewaspadai musim kemarau dengan kondisi cuaca yang kering.

Hal tersebut disampaikan  Kepala Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisikal (BMKG) Temindung Samarinda, Juli Budi Kisworo, pada Jumat (31/5).

Imbauan tersebut disampaikan lantaran pada Mei hingga Agustus 2019 sedang dalam kondisi cuaca yang kering, yang juga bersamaan dengan arus mudik libur Lebaran 2019.

Namun, Juli mengatakan, saat ini tingkat kekeringannya berada di level sedang, tidak sampai berada di level ekstrim, seperti yang diprediksikan BMKG bahwa saat ini kondisi El Nino lemah di Indonesia. Begitu juga dengan kondisi di wilayah Kalimantan Timur.

"Artinya, kondisi cuaca di Indonesia tidak terlalu banyak dipengaruhi   El Nino. Begitu pula dengan Kaltim akan berlaku sebagaimana normalnya," ujar Juli.

Namun, kondisi El Nino lemah tersebut tidak dapat dianggap sebelah mata. Memasuki musim kemarau meskipun hanya disertai El Nino lemah juga dapat berpotensi memicu kebakaran hutan akibat kekeringan dan faktor manusia.

"Selain kebakaran hutan akibat kekeringan, faktor manusia juga terkadang mengakibatkan kebakaran hutan. Jadi dalam kondisi yang kering,

suatu lahan atau hutan untuk kepentingan tertentu harus dibersihkan dengan cara dibakar," jelasnya.

Disamping El Nino lemah, Juli sempat bercerita tentang dampak El Nino kuat yang pernah terjadi pada 1987 dan 2015 terjadi kekeringan di Kalimantan sehingga memicu kebakaran hutan dan lahan yang besar,

dengan kondisi terparah terjadi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Halaman
12
Penulis: Aditya Rahman Hafidz
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved