VIDEO - Korban Eks Lubang Tambang Ingin Jadi Polwan, Ayah Belum Sempat Bawa ke Mal

Natasya Aprilia Dewi sempat meminta untuk didaftarkan ke Pesantren, karena enggan sekolah di SMP biasa.

VIDEO - Korban Eks Lubang Tambang Ingin Jadi Polwan, Ayah Belum Sempat Bawa ke Mal
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Sanadi (37) ayah Natasya Aprilia Dewi (10) memperlihatkan foto almarhum anaknya, Jumat (31/5/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO,  SAMARINDA - Sanadi (37) dan Purwanti (28) masih sangat terpukul atas meninggalnya Natasya Aprilia Dewi (10), anak pertamanya dari dua bersaudara.

Sanadi yang sehari-hari bekerja sebagai pemasang wallpaper dinding yang juga bertani itu masih tampak ramah kepada siapa saja yang datang ke rumah.

Berkali-kali warga datang, berkali-kali itu juga dirinya menceritakan mengenai kematian anaknya.

Kendati mengaku sudah ikhlas dengan kepergian anaknya, namun dirinya meminta agar lubang eks tambang batu bara itu segera ditutup.

Ditemui di Tribunkaltim.co di rumah duka, Jalan Kebon Agung, RT 12, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, suaranya terdengar sangat berat keluar dari mulutnya.

Bahkan, bibir Sanadi tampak masih bergetar saat mengucap nama anaknya. Namun demikian, dirinya tetap menjelaskan mengenai apa yang menimpa keluarganya.

Menurutnya, Natasya Aprilia Dewi panggilan sehari-hari anaknya, merupakan anak yang tergolong penakut, bahkan kendati sudah berusia 10 tahun, anaknya masih tidur dengan orangtuanya.

"Anaknya penakut, kok bisa sampai ke sana. Apalagi itu habis subuh, kan masih gelap," ucapnya mengawali, Jumat (31/5/2019).

Natasya Aprilia Dewi merupakan murid SD Islam kelas IV, yang saat ini sudah kenaikan kelas V. Setelah lulus SD, Natasya Aprilia Dewi sempat meminta untuk didaftarkan ke Pesantren, karena enggan sekolah di SMP biasa.

Bahkan, beberapa hari sebelum korban tenggelam dan meninggal di RSUD IA Moies. Natasya Aprilia Dewi sempat meminta untuk diajak ke Ramayana guna membeli baju lebaran.

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved