Libur Lebaran Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Siapkan 7 Puskesmas Beroperasi 24 Jam
DKK Balikpapan menambah 5 puskesmas Rawat Inap yang juga bisa melayani pada tanggal 3, 4 dan 7 Juni 2019 yakni Puskesmas Lamaru dan Prapatan
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Demi kesehatan warga Balikpapan, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan selama libur Lebaran 2019 menyiapkan 7 Puskesmas di Kota Balikpapan beroperasi selama 24 jam untuk melayani peserta JKN-KIS.
DKK juga telah mendapatkan surat edaran Kementerian Kesehatan mengenai layanan kesehatan selama libur lebaran.
Plt Kepala DKK drg Suheriyono M Kes mengatakan ada 7 puskesmas yang buka 24 jam selama libur lebaran. Yakni Puskesmas Klandasan Ilir, Puskesmas Sepinggan Baru, Puskesmas Kariangau, Puskesmas Karang Jaong, Puskesmas Baru Ulu, Puskesmas Manggar Baru dan Puskesmas Mekasari.
“Mereka buka 24 jam dan stanby di hari libur tanggal 3, 4 dan 7 Juni,” ungkapnya dalam rilis bersama BPJS Kesehatan tentang Nyaman Mudik dengan BPJS Kesehatan.
Selain itu, DKK Balikpapan menambah 5 puskesmas Rawat Inap yang juga bisa melayani pada tanggal 3, 4 dan 7 Juni 2019 yakni Puskesmas Lamaru, Puskesmas Prapatan, Puskesmas Baru Ulu, Puskesmas Karang Rejo dan Puskesmas Batu Ampar. “Untuk waktu berobat ini buka dari jam 08.00 sampai jam 13.00. Kita imbau masyarakat bisa berobat sebelum jam 13.00 ya,” ujarnya.
Dia menambahkan pada saat libur Lebaran, Pusat Komando Taktis (Puskotis) juga akan hadir. Namun, kini masih dirapatkan. “Tapi biasanya pada tahun lalu, ada di Manggar, Pelabuhan Kariangau dan Karangjoang. Jangan lupa, kartu JKN-nya selalu dibawa atau JKN mobile sudah dapat diakses,” harapnya.
Nantinya ada perawat, dokter gigi, dokter umum, bidan dan administrasi. Pokonya ada sekitar delapan orang yang standby di puskesmas nanti,” jelasnya.
Hal ini dilakukan, agar masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis saat libur lebar dapat tertangani dengan maksimal. Sebab, diakuinya, penyakit datang tak mengenal waktu. Dimanapun dan kapanpun, penyakit bisa datang tiba-tiba.
“Penyakit yang kami antsipasi saat lebaran masih sama seperti sebelumnya, yaitu ISPA (infeksi saluran pernapasan akut). Jadi kami tetap siagakan pertolongan medisnya,”kata Heri.
Menurutnya, layanan yang diberikan itu tujuannya untuk memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan saat libur Lebaran. Sedangkan dari jumlah kunjungan, diakuinya pada saat libur Lebaran masih seperti biasa. “Saat libur Lebaran masih seperti biasa, tapi meningkatnya saat usai libur Lebaran pada hari pertama atau sepekan pertama,” kata Plt Kepala DKK.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan, Sugiyanto, memastikan selama libur lebaran mulai H-7 hingga H+7 Lebaran 2019, peserta JKN – KIS tetap memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk BPJS. Bahkan, peserta yang mudik, tak perlu mengganti Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk melakukan pengobatan.
“Pada kondisi darurat, seluruh fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS,” jelasnya. Pada pelayanan prima untuk mudik tahun ini, katanya, pelayanan berbeda juga diberikan, yaitu bagi peserta yang telah menderita penyakit kronis atau telah mendapatkan rujukan obat dapat mengambil obatnya lebih dahulu.
BACA JUGA:
Balapan MotoGP di Sirkuit Mugello Tanpa Valentino Rossi, Pilih Tunggangi Motocross
TERPOPULER Misteri warga Rusia di Sisi Prabowo Subianto, Turut Terbang Menuju Dubai, Begini Faktanya
Ketahuan Selingkuh, Istri Sah Buat Petisi Pemecatan Suaminya dari TNI, Dukungan Terus Mengalir
AHY dan Sandiaga Uno Masuk Nominasi? Jokowi Beberkan Kriteria Calon Menteri di Kabinet Baru
Rupanya Liverpudlian, Begini Cara Iron Man Dukung Liverpool di Final Liga Champions
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/drg-suheryono-plt-kepala-dkk-balikpapan.jpg)