Mudik Lebaran 2019
Selama Libur Cuti Bersama dan Mudik Lebaran 2019, Setiap Prajurit TNI Tetap Diminta Siaga!
Kepala Staf Korem (Kasrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Kolonel Inf Ruslan Effendi melepas pemberangkatan cuti bersama gelombang I Idul Fitri 1440 H
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Staf Korem (Kasrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Kolonel Inf Ruslan Effendi melepas pemberangkatan cuti bersama gelombang I Hari Raya Idul Fitri 1440 H tahun 2019 dan pelaksanaan apel luar biasa yang dilaksanakan di aula Wira Yudha Makorem 091/ASN, Jalan Gajah Mada, Samarinda Kaltim, Sabtu (1/6/2019).
"Perlu kita mengerti bahwa cuti dalam rangka Idul Fitri seperti yang akan kita laksanakan kali ini. Di samping merupakan kesejahteraan bagi prajurit TNI maupun PNS juga merupakan dinas, sehingga pelaksanaannya senantiasa mempertimbangkan kepentingan dinas, dalam pengertian bahwa tugas-tugas rutin yang menjadi tanggung jawab TNI tetap harus berjalan," ucap Kasrem melalui siaran pers Penerangan Korem 091/ASN, Sabtu (1/6/2019).
Pelaksanaan cuti dalam rangka Idul Fitri tahun 2019, untuk Korem 091/ASN telah dibagi menjadi dua gelombang, yakni gelombang pertama mulai tanggal 1-5 Juni 2019 dan gelombang kedua mulai tanggal 6-10 Juni 2019.
Kendati demikian, prajurit tetap diminta untuk menjaga kesiapsiagaan dalam mengantisipasi berbagai perubahan situasi yang terjadi di wilayah.
Kegiatan apel gabungan dalam rangka pemberangkatan cuti Idul Fitri 1449 H tahun 2019 dianggap perlu dilaksanakan, karena sebagai sarana kontrol bagi unsur pimpinan, juga sebagai media penyampaian beberapa hal penting yang menjadi perhatian dari pimpinan kepada seluruh anggota.
“Pada kesempatan ini, saya juga mengingatkan kepada prajurit yang akan melaksanakan cuti untuk selalu mengutamakan keselamatan. Hal ini disebabkan terjadi peningkatan arus lalu lintas selama libur lebaran," imbuhnya.
"Antisipasi berbagai kemungkinan, kendala dalam perjalanan dengan mempersiapkan kendaraan, harus dalam kondisi siap operasional. Utamakan faktor keamanan selama dinas cuti, hindari terjadi laka lalin yang dapat mengakibatkan kerugian personel maupun materil," pungkasnya.
Mudik Gratis Naik Kapal Perang TNI AL KRI Makassar
Lebih dari 980 penumpang diberangkatkan dengan KRI Makassar dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan menuju Kota Surabaya.
KRI Makassar berangkat sekitar pukul 16.30 wita dan di lepas langsung Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut, Agus H Purnomo bersama Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi serta jajaran TNI dan Polri.
Dikonfirmasi, Dirjen Perhubungan Laut, Agus H Purnomo mengatakan, Pemerintah bersama TNI mengadakan perjalanan mudik gratis ini guna melancarkan arus mudik.
Dan meringankan beban masyarakat yang ingin mudik lebaran ke kampung halaman.
"Pemerintah minta ada dua kapal TNI yang disediakan, satunya di Tanjung Priok menuju Panjang, Sumatra dan Balikpapan menuju Surabaya," ujarnya. Sabtu (1/6/2019).
Lanjutnya, saat meninjau kondisi dalam KRI Makassar, dirinya sangat bangga dengan kondisi kaoal yang sangat baik dari segi fisik maupun fasilitas.
"Kapalnya menurut saya sangat bagus dan nyaman, lihat saja para penumpang sangat menikmati kapal ini," tuturnya.
Dirinya juga berpesan kepada para penumpang agar menjaga oebersihan kapal selama di perjalanan guna terciptanya perjalanan yang aman dan lancar.
"Ibu, bapak, jaga kebersihan ya. Sampahnya jangan dibuang sembarangan," ucapnya kepada penumpang yang ada di salah satu kamar KRI Makassar.
Sementara itu, dirinya bwrterima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan RI dan TNI yang telah memfasilitasi para pemudik di kota Balikpapan.
Rizal juga sempat berpesan kepada para penumpang agar dapat menjaga diri selama berada di kapal.
"Jaga keamanan dan jaga kekompakan, pak dirjen tadi minta di jaga kebersihannya. Kalau ngerokok jangan buang puntung rokonya sembarangan," pesannya.
Terpisah, Komandan Kri Makassar, Letkol laut (p) Anton Pratomo menjelaskan, kapal tersebut merupakan kapal perang yang biasanya digunakan untuk mengangkut kelengkapan perang sepert tank.
Namun untuk pengangkutan penumpang ini, pihaknya telah menyiapkan kapasitas 500 orang di kamar tidur pasukan dan sisanya diluar kamar pasukan.
"Kapasitasnya sekitar 900an dengan tujuan Balikpapan ke Surabaya," ucapnya.
Diakuinya, cuaca saat ini agak sedikit bergelombang, namun dirinyanyakin perjalanan tetap berjalan lancar dengan jarak tempuh selama 2 hari.
"Kalau kita muat tank, maksimal 22 unit," pungkasnya.
Pada kesempatan yang berbeda, Tribunkaltim.co, berkesempatan mewawancarai salah seorang penumpang KRI Makassar.
Maryani (35) menuturkan, dirinya sangat berterima kasih kepada pemerintah dan TNI yang telah memberikan tumpangan gratis untuk mudik ke kampung halaman.
Diakuinya, dirinya telah dua tahun tidak mudik lebaran dikarenakan tidak memiliki biaya.
"Dua tahun saya gak pulang ke kampung halaman di Sumenep. Pas tau ada tumpangan kapal TNI AL gratis, saya langsung daftar tadinpagi sekitar jam 9. Cuma setor KTP saja, setelah otu didaftarkan oleh petugasnya," jelasnya.
Usai KRI Makassar berangkat, Dirjen Perhubungan Laut bersama rombongan bergeser meninjau KM. Dharma Ferry VII di pelabuhan Semayang, Balikpapan.
Subscribe official YouTube Channel
BACA JUGA:
Frank Garcia Unggah Foto dan Video Vulgar Cinta Laura, Herdiana Keihl: Editan Karena Diputusin
30 Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2019, Cocok Kirim via WA, IG dan Facebook
PREDIKSI STARTING XI Tottenham vs Liverpool Jelang Kick Off, Final Liga Champions Live di RCTI
Hari Ini Mulai Jam 10.00 WIB Pengumuman Hasil UTBK Gelombang Dua, Cek Melalui Link Ini
Keluarga SBY Diserang Bertubi-tubi, Setelah Dituduh Pura-pura Sakit Kini Ibu Ani Dikabarkan Wafat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-staf-korem-kasrem-091aji-surya-natakesuma-asn-kolonel-inf-ruslan-effendi.jpg)