Mudik Lebaran 2019
VIDEO - Penumpang di Kariangau Menumpuk, Ada yang Nginap Dua Hari Karena tak Ada Tiket, Ada Calo?
"Saya sudah dua hari nginap di sini. Saya dari Muara Teweh, Kalteng ke pelabuhan Kariangau naik mobil kantor. Rencananya langsung beli tiket"
Penulis: Aris Joni | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Banyaknya penumpang yang tidak mendapatkan tiket, menyebabkan menumpuknya penumpang tujuan Mamuju di pelabuhan Kariangau, kota Balikpapan.
Bahkan, para penumpang tersebut harus rela menginap di pelabuhan Kariangau hingga dua sampai tiga hari hanya untuk mengantre mendapatkan tiket kapal tujuan Mamuju.
Selain itu, adapula dugaan tiket habis dikarenakan adanya calo tiket yang membeli tiket jauh-jauh hari, sehingga mengakibatkan penumpang tidak mendapatkan tiket.
Menanggapi hal itu, Kepala Balitbang Perhubungan Sugihardjo menjelaskan, agar tidak terjadi penumpukan, maka penumpang yang mengantre pembayaran tiket dengan penumpang yang mengantre kupon tiket akan dipisah, sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang.
Kepala Balitbang Perhubungan Sugihardjo menjelaskan, untuk keberangkatan tujuan Balikpapan - Mamuju harus sesuai kapasitas kapal, sehingga keselamatan penumpang tetap diawasi.
Dia juga mengimbau kepada perusahaan kapal, untuk mengurangi jumlah kendaraan di kapal, sehingga jumlah penumpang dapat bertambah.
"Tapi risikonya penumpang yang bertambah di kapal, tidak mendapatkan life jacket atau jaket pelampung. Karena life jacketnya terbatas," ujar Kepala Balitbang Perhubungan Sugihardjo.
Saat ditanya terkait banyaknya calo tiket, sehingga tiket kerap habis di loket, Kepala Balitbang Perhubungan Sugihardjo secara tegas mengatakan, pihaknya memastikan tidak ada calo tiket di pelabuhan Kariangau, karena pembelian tiket harus sesuai identitas.
Namun bagi petugas perhubungan yang terbukti menjadi calo, maka akan diberikan sanksi tegas.
"Bahkan, perusahan pelayaran yang terbukti menjadi calo tiket, maka akan direkomendasikan kepada kepolisian untuk mendapatkan sanksi tegas," ucapnya
Terpisah, Salah seorang penumpang kapal feri Mamuju, Syarifuddin menuturkan, dirinya telah dua hari menginap di pelabuhan Kariangau, Balikpapan.
Hal itu karena ia tidak mendapatkan tiket.
"Saya sudah dua hari nginap di sini. Saya berangkat dari Muara Teweh, Kalteng ke pelabuhan Kariangau naik mobil kantor.
Rencananya sampai langsung beli tiket, tapi ternyata sudah habis.
Terpaksa nunggu sampai dua hari baru dapat tiket," ungkap Syarifuddin.
• Penumpang di Pelabuhan Kariangau Bingung Cari Tiket, Ada Kabar Dijual Calo Harga 2 Kali Lipat
• Antisipasi Calo Tiket, Aparat Keamanan Mulai Perketat Antrean di Loket Tiket
Saat ditanya bagaimana caranya dia mendapatkan tiket, Syarifuddin mengaku ditawari tiket oleh temannya yang merupakan warga sekitar pelabuhan Kariangau tersebut.
Syarifuddin mengatakan, diberi harga tiket sebesar Rp 300 ribu untuk keberangkatan hari ini, Senin (3/6/2019).
"Hari ini sudah dapat tiket mas, ada tadi ditawari teman satu tiket, karena saya berangkat sendiri.
Harganya Rp 300 ribu," pungkas Syarifuddin.
Sebagai informasi, harga tiket resmi tujuan Balikpapan- Mamuju sebesar Rp 155 ribu.
Rencananya sebanyak tiga kapal akan diberangkatkan mulai H-1 Lebaran yakni kapal dari PT ASDP, kapal KMP Persada Nusantara dari PT Jembatan Nusantara dan KMP. Laskar Pelangi.
• Tiket Kapal Balikpapan-Mamuju Diborong Calo, Segini Harganya
• Satu Penumpang bisa Beli Lima Tiket, Tak bisa Bedakan Calon Penumpang dengan Calo
(*)
Subscribe official YouTube Channel
BACA JUGA:
40 Ucapan Selamat Idul Fitri 2019 dari Romantis Sampai Puitis, Cocok Dibagi Via WA, FB, IG, Twitter
TERPOPULER - Andai Jokowi-Maruf Dilantik jadi Presiden RI? Dijawab Rocky Gerung Pakai 3 Kata Ini
TERPOPULER - Kanit Reskrim Bripka Afrizal Gugur Ditembak Kawanan Perampok, Sempat Kejar-kejaran
Terungkap Keseharian Tersangka Penyuplai Senjata Kerusuhan 22 Mei, Tetangga: Dia Orangnya Terbuka
TERPOPULER Viral Karena Harga Selangit, Warung Bu Anny Akhirnya Bikin Daftar Menu Plus Harga