Pilkada 2020
Awang Ferdian Hidayat Sukses Tembus DPD RI, Apakah akan Coba Maju di Pilkada 2020? Ini Jawabannya
Awang Ferdian Hidayat, apa akan tergiur ikut meramaikan bursa Pilkada serentak tahun 2020 nanti seperti pemilihan Walikota Samarinda. Kini jadi DPD RI
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Punya modal suara terbesar pada pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Kalimantan Timur, tak membuat Awang Ferdian Hidayat, tergiur ikut meramaikan bursa Pilkada serentak tahun 2020 nanti seperti pemilihan Walikota Samarinda.
Ia memilih ingin fokus menjalani posisi barunya sebagai senator mewakili Bumi Etam, istilah sebutan Kalimantan Timur.
Mantan anggota DPR RI yang juga pernah mencalonkan Wakil Gubernur Kaltim, bersama Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang ini, mengaku enggan ikut-ikut langkah politisi lain, yang lolos ke parlemen dan ingin bertarung di Pilkada Serentak 2020 di berbagai kota.
"Sama sekali ga ada. Saya cukup bersyukur diberi amanat di DPD RI," kata Awang Ferdian Hidayat di kediaman bapaknya, Mantan Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak di Jalan Sei Barito, Samarinda.
Dalam pemilihan caleg DPD RI lalu, Awang Ferdian Hidayat meraup suara 345,628 suara se Kalimantan Timur.
Ada dari Kutai Kartanegara dan Samarinda menjadi lumbung suaranya.
Masing-masing daerah itu, sumbangkan sekitar 100 ribu suara.
Ia mengaku, tak ada trik atau rahasia khusus mengapa dirinya bisa meraih suara terbesar di pileg lalu.
Ia hanya berujar tingginya keterpilihannya karena masyarakat mengenal luas figurnya.
"Kalau ada faktor lain, silahkan ditanya masyarakat sendiri," selorohnya sembari menerima tamu di open house lebaran di kediaman bapaknya.
Menjadi satu diantara 4 senator asal Kaltim, Awang Ferdian mengaku bakal perjuangan dana perimbangan bagi Kaltim yang menurutnya cukup banyak menyumbang pemasukan ke pusat.
Sementara itu, ayahnya, Awang Faroek Ishak, yang bakal duduk sebagai wakil Kalimantan Timur di Senayan lewat perahu Partai Nasdem mengaku, masih belum bisa banyak berbicara akan duduk di komisi berapa, karena itu kewenangan partai.
Begitu pula dengan program perjuangan Kalimantan Timur yang ia bawa di pusat sana.
"Nanti lah, ada saatnya nanti, kalau sudah dilantik baru saya ngomong," kata mantan Gubernur Kalimantan Timur 2 periode ini di kesempatan yang sama.
Kabar sebelumnya, sebelum maju di DPD RI, Awang Ferdian Hidayat maju dalam Pilkada Kalimantan Timur mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur Kalimantan Timur bukan berdasarkan perintah partainya. Alhasil partainya pun memecat Awang Ferdian Hidayat dianggap melangkahi partai, maju jadi Cawagub Kalimantan Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/syaharie-jaang-awang-ferdian-hidayat_20180221_001529.jpg)