Selasa, 5 Mei 2026

Pencari Ikan Tewas Termutilasi, Ini Jeritan Istri Hidupi Lima Anak, Begini Faktanya

Kepolisian terus menyelidiki kasus jasad pencari ikan yang ditemukan tewas termutilasi.Jasad pria itu ditemukan di Sungai Arisan Bopeng

Tayang:
NET
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, PALEMBANG - Kepolisian terus menyelidiki kasus jasad pencari ikan yang ditemukan tewas termutilasi.

Jasad pria itu ditemukan di Sungai Arisan Bopeng Dusun 2 RT. 03 Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (6/6/2019) lalu.

Polisi hingga saat ini masih mencari potongan tubuh yang hilang yakni kepala dan kedua tangan.

Tribunkaltim.co mengutip Sriwijaya Pos dan Tribun Sumsel terkait peristiwa tersebut.

Cari Potongan Tubuh

Jenazah Karoman saat tiba di RS Bhayangkara Palembang, Kamis (6/6/2019).
Jenazah Karoman saat tiba di RS Bhayangkara Palembang, Kamis (6/6/2019). (M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM)

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Gazali Ahmad mengatakan saat ini pihaknya memperluas lingkup pencarian potongan tubuh yang masih hilang tersebut menjadi 3 tempat.

Dari tiga tempat tersebut, ruang lingkup pencarian juga terus diperluas.

"Ada 3 TKP (Tempat Kejadian Perkara, red) dari kejadian itu. Yaitu tempat mayatnya ditemukan, tempat perahu dan satang bambu untuk mendorong perahu," ujarnya saat dikonfirmasi Sripo, Jumat (7/6/2019).

Ketiga TKP itu tidak terlalu berjauhan satu sama lain.

Dimana pada saat pertama ditemukan, satang bambu tertancap sampai ke dasar sungai, dan perahu dengan jarak sekira 300 meter dari tempat mayat.

Di sisi lain, pihaknya juga telah meminta keterangan dari tujuh saksi untuk menyelidiki kejadian tersebut.

Ke-7 saksi itu berasal dari warga sekitar, berikut terduga keluarga dan warga yang tinggal di sekitar sana.

"Kita belum tahu, apakah potongan tubuh yang hilang itu masih di sekitar sana atau dibawa pelaku, kita ga bisa mengambil kepastian. Sekarang sedang diselidiki," ungkapnya.

Sementara itu, sembari melakukan penyelidikan di sekitar TKP, pihaknya juga masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan oleh pihak forensik RS Bhayangkara untuk mendapatkan data dari mayat tersebut.

Dari hasil autopsi tersebut, bisa jadi akan ada data baru yang berguna untuk penyelidikan.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved