Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Penumpang KM Lambelu yang Lompat dari Atas Kapal
Kasi OPS dan Siaga Basarnas Kaltimra, Octavianto, mengatakan pencarian korban melibatkan sejumlah unsur, termasuk TNI AL.
Penulis: Zainul |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian terhadap penumpang KM Lambelu yang diduga sengaja melompat dari atas kapal saat perjalanan pelayaran dari Dermaga Nunukan, Kalimantan Utara menuju pelabuhan Semayang Balikpapan Kalimantan Timur, Senin (10/6/2019).
Kasi OPS dan Siaga Basarnas Kaltimra, Octavianto, mengatakan pencarian korban melibatkan sejumlah unsur, termasuk TNI AL.
Diperkirakan korban terbawa arus ke arah pantai Selatan atau Timur laut setalah melompat di perairan Nunukan dengan jarak kurang lebih satu mil dari dermaga Nunukan.
Senin sore tadi, Tim SAR gabungan sudah sampai di Pulau Bunyu perairan Kabupaten Bulungan menuju perairan Nunukan guna pencarian korban.
"Tim telah sampai di pulau Bunyu dan mencapai 64 nol 3 Mil, arah pencarian cukup luas karena arus angin bertiup dari arah laut, korban di perkirakan ke arah timur laut," katanya
Tim SAR gabungan yang dikerahkan dalam proses pencarian korban tersebut terdiri dari 10 anggota Basarnas Tarakan, unsur TNI AL, serta sejumlah relawan.
Pencarian di hari pertama,Senin (10/6) hasilnya masih nihil.
Belum ada tanda-tanda keberadaan korban.
Basarnas mengatakan proses pencarian korban akan tetap di lanjutkan di hari berikutnya.
Penumpang Melompat
Salah satu penumpang KM Lambelu yang tidak diketahui identitasnya dilaporkan hilang di perairan Nunukan, Kalimatan Utara setelah melompat dari dek 7 bagian lantai teratas kapal Lambelu.
Berdasarkan data laporan pihak KM Lambelu yang disampai kepada pihak Pelni Balikpapan pada Senin, (10/6/2019) penumpang tersebut melompat pada Minggu petang (9/6/2019) dari dek 7 bagian atas kapal.
Saat itu KM Lambelu sudah berlayar meninggalkan dermaga pelabuhan Nunukan, Kalimantan Utara menuju pelabunan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur.
Kepala PT. Pelni Cabang Balikpapan Yohanes Bane ketika ditemui Tribunkaltim.co membenarkan adanya penumpang KM Lambelu yang nekat melompat dari atas kapal sehingga dinyatakan hilang.
"Iya benar korban itu adalah penumpang KM Lambelu dan saat ini belum ditemukan," katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sar-106.jpg)