Sejarah Hari Ini
SEJARAH HARI INI - 11 Juni 2010 Piala Dunia Pertama Kali Digelar di Benua Afrika
Pasalnya, tanggal 11 Juni 2010 merupakan kali pertama benua Afrika menggelar even terakbar Piala Dunia atau World Cup.
Penulis: Cornel Dimas Satrio | Editor: Rafan Arif Dwinanto
Pencetak gol perdana pada gelaran Piala Dunia 2010 adalah pemain asal Afrika Salatan, Lawrence Siphiwe Tshabalala
Siphiwe Tshabalala menciptakan gol indah ke gawang Meksiko, sambil mempertontonkan kecepatan lari serta selebrasi yang ikonik.
Gol itu juga semakin berkesan di hati warga Soweto karena Tshabalala adalah putra asli kelahiran daerah tersebut.
Bukan hanya itu, gol itu juga tercipta di Stadion Soccer City, letaknya juga di Soweto, sebelah barat daya ibu kota Johannesburg.
Seisi Stadion Soccer City bergemuruh menyambut gol yang dicetak Siphiwe Tshabalala.
Terompet Vuvuzela yang menjadi ciri khas Piala Dunia 2010, berkumandang menyambut gol tersebut.
Nama Tshabalala akan terus dikenang sebagai satu-satunya pemain Afrika Selatan yang membuat gol di laga perdana Piala Dunia 2010.
Maskot Singa, Zakumi
Perhelatan Piala Dunia 2010 akan selalu diingat sebagai bagian dalam sejarah sepak bola.
Terutama menyangkut maskot yang digunakan pada Piala Dunia 2010 yang bernama Zakumi.
Maskot dengan nama Zakumi ini mengadopsi seekor macan tutul berwarna kuning, dengan rambut "nyentrik" berwarna hijau, mengenakan kaus bertuliskan "South Africa 2010", dan celana pendek berwarna hijau, sambil memegang bola.
Dilansir dari Wikipedia, Zakumi lahir pada 16 Juni 1994, bertepatan dengan Hari Pemuda di Afrika Selatan sehingga akan dirayakan secara global dengan tajuk Piala Dunia FIFA 2010.
Nama Zakumi berasal dari kata "Za", yang merupakan kode dua huruf untuk Afrika Selatan, dan "kumi", sebuah kata yang berarti sepuluh dalam berbagai bahasa Afrika.
Lagu khas Piala Dunia 2010 Libatkan Penyanyi Lokal Indonesia
Piala Dunia 2010 terkenal tak hanya dengan lagu berjudul Waka Waka (This Time for Africa) yang dinyanyikan penyanyi ternama asal Kolombia, Shakira dan band Freshlyground.
Lagu ini sangat fenomenal karena dinyanyikan dalam dua versi yaitu versi Bahasa Inggris dan Bahasa Spanyol. Lagu ini didasarkan pada lagu prajurit tradisonal Afrika yang bernama Zangalewa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/world-cup-2010_2.jpg)