Demi Harga Diri Warga Balikpapan Ini Pukuli Pria yang Selingkuh dengan Istrinya

Gak direncanakan. Saya mau pulang, kok, berselisihan, saya buntutin, ternyata Istri saya sama selingkuhannya itu. Saya tanya dia ngaku sepupu

Demi Harga Diri Warga Balikpapan Ini Pukuli Pria yang Selingkuh dengan Istrinya
Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Supartono Sudin SH MH didampingi Waka Polsek AKP Wiyono gelar 2 tersangka kasus penganiayaan di muka umum, Jumat (14/6/2019) di Mako Polsek Balikpapan Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO,  BALIKPAPAN - "Kalau menyesal, ya, menyesal, tapi demi harga diri. Bagaimana lagi," kata Sofyan (46) tersangka kasus pengeroyokan, Jumat (14/6/2019) di Mapolsek Balikpapan Utara.

Bersama ponakannya, Supriyadi (29) ia mengeroyok Yusran (36) laki-laki yang kedapatan selingkuh dengan istri keduanya, Rabu (12/6/2019) lalu. Persis di depan mata istrinya di pinggir Jalan Soekarno Hatta KM 2,5 Balikpapan Utara.

"Gak direncanakan. Saya mau pulang, kok, berselisihan, saya buntutin, ternyata Istri saya sama selingkuhannya itu. Saya tanya dia (korban) ngaku sepupu. Saya telpon ipar ponakan, betulkah? Dia gak kenal. Saya suruh datang ke sana," ungkapnya.

Usai dipukul korban pun dibawa ke rumah kontrakan Sofyan. Korban sempat menolak tudingan Sofyan, kemudian hendak melarikan diri. Namun ia menangkap dan memasukkan keduanya ke dalam rumah.

Mereka disidang sampai akhirnya mengakui perselingkuhan mereka dan meminta maaf.

"Saya ketemukan di rumah. Bukan dihajar, sampe rumah mau lari lagi. Saya masukkan ke dalam rumah. Dudukkan berdua. Saya hanya butuh pengakuan. Istri itu, ya, tertunduk malu, sudah," bebernya.

Ditambahkan Sofyan, korban sempat menantang dirinya, sebab itu ia naik pitam. Gelagat perselingkuhan antara istri  dan korban sudah lama tercium.

"Sudah seringkali berhubungan, ada juga hubungan intim. Istri kedua dia, anak saya 2.  Awal nikah itu sebetulnya sudah tercium. Nikah sudah 3 tahunan. (korban) mantan pacar atau bukan gak ngerti, intinya sudah diakui mereka," ungkapnya.

Sofyan sempat kaget dijemput polisi di rumah. Niat memberi pelajaran kepada istri dan pasangan selingkuhnya berujung bui. Ia tetap harus pertanggungjawabkan perbuatannya menganiaya korban di muka umum. "Ternyata habis dipulangkan, dia melapor ke polisi," tuturnya.

Pemberitaan sebelumnya, ponakan dan paman kompak menganiaya korban hingga babak belur. Kini keduanya harus rela mendekam di sel Polsek Balikpapan Utara, Jumat (14/6/2019).

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved