Banjir Samarinda
VIDEO Viral Street Wakeboarding Banjir Samarinda, Aksi Kritis agar Pemerintah dan Masyarakat Sadar
Banjir di Samarinda ini viral lantaran ketinggian air banjir yang di beberapa lokasi bahkan mirip kolam, lamanya banjir, hingga dampak luas banjir
TRIBUNKALTIM.CO - Samarinda, ibukota Provinsi Kalimantan Timur terendam banjir sejak Sabtu (8/6/2019) lalu.
Banjir di Samarinda ini menjadi viral lantaran ketinggian air banjir yang di beberapa lokasi bahkan mirip kolam, lamanya banjir, hingga dampak banjir yang mengganggu sejumlah aktivitas masyarakat, termasuk akses menuju Bandara APT Pranoto.
Banjir di Samarinda bahkan sempat membuat tagar #SamarindaCalap, dalam bahasa Banjar, calap berarti terendam menjadi trending topic di jagad Twitter Indonesia.
Selain tagar #SamarindaCalap, video Street Wakeboarding Banjir Kota Samarinda yang berisi aksi Wakeboarder yang berseluncur di tengah banjir Samarinda juga jadi viral.
Video Street Wakeboarding Banjir Kota Samarinda ini diunggah Muhammad Fahri Ramadhan melalui akun instagramnya fhri_ramadhan7.
Narasi dalam video tersebut dibuka dengan cuplikan pemberitaan sejumlah media nasional mengenai banjir Samarinda.
Seperti dikutip dari hai.grid.id, untuk proses pembuatan video tersebut, Fahri yang dibantu kesembilan rekan dari komunitas anak muda peduli lingkungan sengaja melakukan olahraga wakeboard di tengah banjir sebagai bentuk keresahan mereka karena genangan air tak kunjung surut.
"Hal ini kami dedikasikan sebagai bentuk keresahan akan banjir yang belum surut pada hari ke 3.
Dengan perasaan duka yang dalam terhadap korban yang terkena bencana, kami berdoa semoga banjir segera surut dan dapat segera kembali ke rumah," tulis mereka pada kolom caption.
Dalam keterangannya, Fahri menuturkan bahwa kehadirannya di situ untuk menyukseskan ide brilian teman-teman dari berbagai komunitas untuk memprotes banjir yang selama ini menjadi masalah di kota Samarinda dalam satu dekade terakhir.
"Kalo saya sih cuma membantu aja dan kebetulan ide teman-teman juga bagus.
Mereka ingin memberikan kritik dengan cara lain," ujar Fahri ketika dihubungi HAI melalui pesan singkat, Kamis (14/6/2019).
Ketika ditanya mengenai mengenai penyebab banjir yang terus berulang di Samarinda, Fahri berpendapat bahwa hal ini terjadi karena rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang disediakan, ditambah dengan adanya pertambangan liar.
VIDEO Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Turun Tangan Bagikan Nasi Kotak kepada Korban Banjir Samarinda
VIDEO Larut Malam, Tim SAR Distribusikan Nasi Bungkus dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Samarinda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/street-wakeboarding-banjir-di-kota-samarinda-yang-diunggah-di-instagram.jpg)