Jadi Calon Ketua DPRD, Andi Faisal Bantah Bangun Dinasti Politik, Sebut Lahir dari Sistem Demokrasi

“Kalau memang saya dikondisikan, di partai kemarin saya nomor urut 1, tapi kan bukan. Saya turun langsung kok,” ungkap Andi Faisal

Jadi Calon Ketua DPRD, Andi Faisal Bantah Bangun Dinasti Politik, Sebut Lahir dari Sistem Demokrasi
Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan
CALON KUAT— Andi Faisal Sofyan Hasdam menjadi kandidat kuat calon Ketua DPRD Bontang. Perolahan suara tertinggi hasil Pemilu kemarin menjadi poin penting penilaian dari DPP Golkar. 

TRIBUNKALTIM.CO,  BONTANG - Kandidat kuat calon ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam menyatakan kesiapannya jika terpilih sebagai Ketua DPRD nanti.

Andi Faisal Sofyan Hasdam mengatakan perolehan suara tertinggi dari hasil Pemilu 2019 kemarin menjadi tanggung jawab kepada konstituennya. Andi Faisal Sofyan Hasdam menyatakan harapan pemilih kepadanya menjabat sebagai pimpinan DPRD cukup tinggi.

“Kan pemilih saya memilih berharap agar jadi pimpinan DPRD,” ujar Andi Faisal Sofyan Hasdamkepada wartawan beberapa waktu lalu.

Ketua Angakatan Muda Partai Golkar (AMPG) ini mengatakan hasil pemilihan ketua DPRD ia serahkan sepenuhnya melalui mekanisme partai.

Jika partai mengamanahkan untuk mengepalai DPRD Andi Faisal Sofyan Hasdam mengaku siap, namun jika sebaliknya ia mengaku tetap loyal terhadap Golkar.

Andi Faisal Sofyan Hasdam berhasil terpilih sebagai Anggota DPRD Bontang dengan hasil fantastis. Perolahan suara anak Wali Kota Bontang ini melampaui catatan tertinggi sepanjang sejarah Pemilu di Bontang.

Apabila terpilih sebagai Ketua DPRD Bontang, Andi Fais bakal memimpin instansi pengawas (DPRD) kerja pemerintah yang dipimpin Ibunya Neni Moerniaeni.

Disinggung mengenai dinasti politik, Andi Faisal Sofyan Hasdam membantah dinasti bakal terjadi jika ia memimpin DPRD Bontang. Menurut Ketua PSSI Bontang ini ia menjabat anggota dewan dari sistem demokrasi yang sehat.

Perolehan suara tinggi ia raih berdasarkan kerja keras beberapa waktu lalu. Bukan memanfaatkan kekuasaaan Ibunya, Wali Kota Neni Moerniaeni. “Saya lahir kan dari sistem demokrasi, saya turun sendiri ke lapangan,” ujar Andi Faisal Sofyan Hasdam.

Menurut Andi Faisal Sofyan Hasdam, anggapan tersebut bisa dibenarkan apabila posisi yang ia peroleh kemarin berdasarkan kinerja dari orangtuanya.

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved