Berita Pemkab Penajam Paser Utara
Puji Desa Karang Jinawi, Ini yang Membuat Wakil Bupati Hamdam Merasa Bangga
Desa Karang Jinawi, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merupakan salah satu desa berprestasi di daerah ini.
PENAJAM - Desa Karang Jinawi, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merupakan salah satu desa berprestasi di daerah ini.
Bahkan desa dengan penduduk sekitar 1000 jiwa ini telah menjadi desa terbaik ke dua di Kalimantan Timur untuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang dimiliki.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati PPU, Hamdam saat melakukan kunjungan kerja ke desa ini, Kamis, (20/6) siang.
“Kami bangga dengan sejumlah prestasi yang telah ditorehkan oleh Desa Karang Jinawi ini, termasuk dengan Bumdes yang dimiliki. Semoga prestasi yang ada dapat terus ditingkatkan sehingga daerah ini terus mampu menjadi percontohan bagi daerah lainnya khususnya di Kabupaten PPU, “ kata Hamdam.
Hamdam mengatakan kunjungan kerja tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan di seluruh kelurahan dan desa yang ada di Kabupaten PPU.
Selain sebagai kegiatan diskusi langsung bersama masyarakat, kunjungan kerja merupakan kegiatan silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat yang memang harus selalu terjaga.
“Ini merupakan pertemuan kesekian kalinya di desa dan kelurahan yang ada di PPU. Semoga melalui pertemuan ini jalinan silahturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakatnya selalu terjalin dengan baik,” harapnya.
Dalam sesi diskusi Hamdam juga menyampaikan permohonan maafnya jika hingga saat ini belum dapat memenuhi seluruh janji-janji politiknya sebelum menjadi wakil bupati kepada masyarakat PPU termasuk masyarakat Desa Karang JInawi.
Namun pemeritah daerah secara bertahap telah memenuhi apa yang menjadi keinginan masyarakat mengingat terbatasnya anggaran daerah yang dimiliki.
“Salah satu contoh pemerintah daerah sejak Februari 2019 lalu telah menggratiskan biaya pengobatan bagi seluruh masyarakat PPU melalui program BPJS yang ada. Kemudian saat ini pemerintah daerah secara bertahap juga telah menggratiskan biaya sekolah untuk SD dan SMP sederajat di seluruh wilayah PPU. Tidak sampai di sini, dalam bidang infrastruktur secara bertahap kami juga akan melakukan pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa, “ ujar Hamdam.
Dalam kesempatan ini sejumlah permintaan juga disampaikan masyarakat Karang Jinawi. Salah satunya tetkait masih banyaknya tumpang tindih tanah yang dimiliki masyarakat setempat.
Mereka berharap ada kemudahan untuk proses balik nama untuk sertifikat yang dimiliki, karena selama ini dianggap terlalu mahal untuk biaya yang dibutuhkan dalam proses ini.
“Kami berharap ada kebijakan dari pemerintah daerah untuk proses balik nama sertifikat lahan di desa ini, sehingg masyarakat tidak kesulitan lagi, “ungkap salah satu warga desa ini.
Disampaikan sejumlah warga lainnya adalah persoalan aset jalan utama mereka yang selama ini mengalami kerusakan berkepanjangan.
Bahkan untuk menuju ibu kota kabupaten harus membutuhkan waktu berjam-jam. Namun persoalan ini dijelaskan langsung Hamdam bahwa pembangunan jalan Sepaku merupakan kewenangan Provinsi Kaltim yang tidak bisa dikerjakan oleh daerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/karang-jinawi-wabup-ppu-hamdam.jpg)