Jumat, 8 Mei 2026

Kisah Taman Bacaan Macan Dahan Samboja, Gelorakan Cinta Membaca dengan Kombinasi Bermain Bola

Macan Dahan merupakan akronim dari Taman Bacaan dan Rumah Latihan yang didirikan sejak 2010 silam. Beberapa koleksi buku sastra karya pujangga.

Tayang:
Penulis: Rahmad Taufik | Editor: Budi Susilo
Tribunkaltim.co/Rahmad Taufik
Taman Bacaan dan Rumah Latihan (Macan Dahan) di Samboja kerap menjadi tempat ajang diskusi para pemuda Samboja tentang sastra, budaya kewirausahaan, pertanian dan Iptek. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMBOJA - Muhammad Sadeli atau akrab disapa Ali merupakan pemuda asli Samboja yang memiliki ketertarikan pada dunia sastra.

Untuk menularkan dan menumbuhkan minat warga terhadap dunia sastra Indonesia.

Dia mengembangkan dan mengelola Macan Dahan dengan merangkul beberapa rekan pemuda lainnya.

Macan Dahan yang dimaksud di sini bukan nama hewan sejenis kucing liar ukuran sedang dengan bulu kecokelatan disertai bintik hitam yang banyak dijumpai di Kalimantan dan Sumatera.

Namun Macan Dahan merupakan akronim dari Taman Bacaan dan Rumah Latihan yang didirikan sejak 2010 silam.

Berangkat dari kurangnya minat baca dan ketertarikan pada dunia sastra Indonesia yang kaya, Ali mendirikan Macan Dahan.

Beberapa koleksi buku sastra karya pujangga dan penulis ternama Indonesia memenuhi beberapa rak.

Sebut saja Salah Asuhan karya Abdoel Moeis.

Ada pula Buku Olenka karya Budi Darma yang masih terbungkus plastik, belum lagi kolekai buku karya Chairil Anwar hingga penulis era 90-an.

Seperti Gol A Gong dan penulis era millenial Raditya Dika, juga terpajang di rak kayu.

Macan Dahan ini menempati bangunan kayu ukuran 6x13 meter di Jl Padatuan Sungai Raden, RT 13 Kelurahan Handil Baru, Samboja.

Ada 4 rak buku berderet di ruangan.

Keterbatasan rak buku membuat puluhan buku dibiarkan menumpuk di salah satu pojok rak.

Muhammad Sadeli atau akrab disapa Ali merupakan pendiri Taman Bacaan dan Rumah Latihan atau Macan Dahan di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.
Muhammad Sadeli atau akrab disapa Ali merupakan pendiri Taman Bacaan dan Rumah Latihan atau Macan Dahan di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. (Tribunkaltim.co/Rahmad Taufik)

Ali mengaku punya trik agar anak-anak memiliki minat untuk baca buku.

"Agak susah membuat anak-anak suka baca buka, saya punya trik. Bagi anak-anak yang punya minat main bola, kami latih main bola, sebelum main bola kami ajak mereka baca buku dulu," ujar pemuda gondrong ini.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved