Sabtu, 2 Mei 2026

Jony Ive Si Desainer iPhone Keluar dari Perusahaan Apple, Ini Aktivitas Baru yang Dipilih Jony Ive

Desainer iPhone dan produk-produk smartphone dari Apple, Jonathan "Jony" Ive resmi mengundurkan diri dari perusahaan smartphone, Apple.

Tayang:
Editor: Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO - Kali ini sosok perancang iPhone sudah hengkang dari perusahaan iPhone dan produk-produk Apple. 

Desainer iPhone dan produk-produk smartphone dari Apple, Jonathan "Jony" Ive resmi mengundurkan diri dari perusahaan smartphone, Apple.

Ive meninggalkan jabatannya sebagai Chief Design Officer Apple, untuk mendirikan perusahaan smartphone desain independen.

"Setelah hampir 30 tahun dan proyek yang tak terhitung, saya bangga dengan pekerjaan yang telah kami lakukan untuk membentuk tim desain, proses, dan budaya di Apple yang tak tertandingi," ungkap Ive dalam keterangan resmi Apple.

Dalam keterangan yang sama, disebutkan pula bahwa perusahaan baru Ive akan mempertimbangkan Apple sebagai klien utama.

"Ive dengan perusahaan barunya akan terus bekerja sama dalam proyek bersama Apple," tulis pernyataan Apple.

Tim Cook memberikan apresiasi kepada Ive atas dedikasinya selama hampir tiga dekade untuk Apple.

Menurut Cook, Ive adalah sosok penting dalam desain produk Apple.

"Jony adalah sosok tunggal dalam dunia desain dan perannya dalam kebangkitan Apple tidak bisa dianggap remeh, dari terobosan iMac hingga iPhone dan ambisi yang belum pernah ada sebelumnya,

Yakni Apple Park yang baru-baru ini menyerap energi dan perhatiannya," tulis Cook.

Cook juga menyambut rencana keberlanjutkan hubungan profesional Ive dengan Apple di masa mendatang.

"Saya senang hubungan kami akan berlanjut untuk berkembang dan saya berharap bisa bekerja dengan Jony jauh di masa depan," ujar Cook, dikutip KompasTekno dari Apple Newsroom, Jumat (28/6/2019).

Sepeninggal Ive, jabatan kepala desain Apple akan dipegang oleh Evans Hankey, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden Industrial Design Apple.

Dan Alan Dye yang sebelumnya adalah wakil presiden Human Interface Design.

Mereka berdua akan bertanggung jawab di bawah pimpinan Jeff Williams, kepala operasional Apple.

"Tim ini pasti akan berkembang di bawah kepemimpinan Evans, Alan, dan Jeff yang sangat luar biasa.

"Mereka telah menjadi kolaborator terdekat saya," ungkap Ive.

Sisi lainnya, aneka ponsel Android dengan dukungan teknologi seluler generasi kelima alias 5G sudah mulai bermunculan di pasaran dunia.

Ponsel iPhone 4
Ponsel iPhone 4 (iMore)

Bagaimana dengan ponsel iPhone besutan Apple?

Analis keuangan Ming-Chi Kuo yang dikenal sebagai pembocor andal soal informasi produk mendatang dari Apple baru-baru ini meramal iPhone 5G akan dirilis pada 2020 mendatang.

Dalam prediksinya, Kuo mengatakan bahwa iPhone 5G akan hadir dalam dua varian yang antara lain dibedakan dari ukuran layarnya, yakni 6,7 inci dan 5,4 inci.

Di samping kedua iPhone 5G, Kuo turut menyebutkan bahwa akan ada model iPhone ketiga di 2020 yang tidak memiliki dukungan 5G dan memiliki layar 6,1 inci.

Model ketiga ini kemungkinan akan menjadi tipe dengan banderol harga termurah layaknya iPhone XR sekarang.

Kendati demikian, berbeda dari iPhone XR yang masih mengandalkan layar IPS LCD, Kuo memperkirakan iPhone 6,1 inci di 2020 akan turut mengusung panel display AMOLED seperti dua saudaranya yang lebih mahal.

Adapun dukungan 5G di dua model iPhone 2020 kemungkinan akan diterapkan lewat chip modem 5G bikinan Qualcomm, Snapdragon X50, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari 9to5Mac, Kamis (20/6/2019).

Smartphone Apple belakangan memang sudah rujuk kembali dengan Qualcomm setelah sempat bersengketa selama beberapa tahun menyangkut pembayaran lisensi produk Qualcomm yang dipakai di iPhone.

Sebelumnya, Apple sempat dikabarkan bakal memakai modem 5G dari Intel untuk iPhone.

Namun hal itu urung terjadi setelah Apple dan Qualcomm memutuskan untuk berdamai.

Apple rutin menyalurkan update software dan sistem operasi untuk iPhone.

Biasanya satu model iPhone akan mendapat pembaruan secara terus menerus selama lima tahun sejak waktu peluncuran.

Ditambah dengan pengoperasian yang mulus dan tingkat kompatibilitas aplikasi yang tinggi karena minimnya fragmentasi, maka banyak pengguna betah bertahan dengan satu model iPhone selama bertahun-tahun.

Entah karena penggunaannya sudah tidak nyaman atau ada biaya yang tidak dapat dijustifikasi.

Ada tanda-tanda yang bisa diamati untuk menentikan apakah iPhone sudah harus diganti.

Kantor Perusahaan Apple di San Jose, California, Amerika Serikat
Kantor Perusahaan Apple di San Jose, California, Amerika Serikat (Glassdoor)

Berikut ini 6 di antaranya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari MakeMac, Kamis (6/5/2019).

1. Tak mendukung iOS terbaru

Seperti disebut sebelumnya, Apple biasanya akan memberikan pembaruan software dan iOS untuk satu model iPhone selama 5 tahun.

Apabila suatu model sudah tidak mendapat iOS versi terbaru, maka umurnya sudah lebih dari itu dan kemungkinan sudah kekurangan tenaga untuk menjalankan aneka fitur software dan OS baru.

Contohnya, iPhone 5S yang dirilis pada 2013 masih mendapat update iOS 12 di 2018.

Namun, untuk iOS 13 tahun ini, perangkat tersebut sudah tidak kebagian sistem operasi baru tersebut.

2. Tidak kompatibel dengan aplikasi terkini

Ponsel lawas maka jeroannya pun lawas pula dan boleh jadi tak mendukung kebutuhan kinerja atau fungsi dari software masa kini.

Misalnya, iPhone 6 atau yang lebih lama tidak bisa menjalankan aplikasi atau game berbasis Augmented Reality (AR).

Platform Augmented Realitu ARKit dari Apple memang hanya kompatibel dengan perangkat iPhone 6S atau yang lebih baru.

3. Rusak, perbaikan mahal

Sebagian pengguna gadget mungkin pernah mengalami perangkatnya mengalami kerusakan besar seperti layar pecah, namun ongkos perbaikannya terlalu mahal untuk bisa dijustifikasi.

Daripada merogoh kocek dalam-dalam dan pada akhirnya tetap menggunakan iPhone lawas yang diperbaiki, mungkin ada baiknya apabila uangnya digunakan untuk membeli perangkat baru saja.

Ponsel baru tentunya juga memiliki fitur dan kinerja yang lebih mumpuni dibanding ponsel lama.

4. Kamera tidak lagi memuaskan

Salah satu komponen ponsel yang paling pesat perkembangannya adalah kamera.

iPhone antara lain juga dikenal dengan kualitas kamera dan termasuk pelopor kamera ganda di dunia gadget.

Namun, kualitas kamera sebuah model iPhone yang beberapa tahun lalu terlihat memuaskan kini bisa tampak kurang bagus apabila disandingkan dengan tangkapan gambar model-model terkini yang kaya aneka efek visual, seperti background blur hingga efek lighting.

Karena memotret merupakan aktivitas yang sering dilakukan oleh pengguna ponsel, kenapa tidak sekalian meminang model terbaru yang jepretannya lebih aduhai saja?

5. Aksesori pendukung sulit ditemukan

Masih berkutat dengan kabel dock berujung lebar yang memiliki 30 pin konektor?

Itu tandanya iPhone yang dipakai sudah kelewat lawas, yakni iPhone 4 atau yang lebih lama.

Semakin tua perangkat, semakin sulit pula mencari aksesori pendukungnya seperti kabel tadi.

Sebab, para pabrikannya sudah beralih ke barang-barang pendukung ponsel yang lebih baru.

Daripada tunggu repot karena sulit mencari pengganti, mungkin sebaiknya pertimbangkan upgrade ke iPhone yang lebih up-to-date dengan aksesori masa kini.

6. Memori internal sering penuh

Ini adalah penyakit yang selalu menghantui iPhone karena tidak memiliki slot ekspansi dengan kartu memori, terutama untuk varian-varian dengan storage berkapasitas terkecil.

Alhasil, penggunanya terpaksa menghapus data untuk membebaskan memori.

Memori lokal di ponsel tetap jadi andalan.

Untuk mengatasi keterbatasan ruang iPhone, tak ada jalan lain kecuali melakukan upgrade ke iPhone baru.

Sebaiknya jangan pilih varian dengan kapasitas memori terendah karena akan terlalu membatasi pemakaian pengguna, terutama soal perekaman foto dan video yang memakan banyak tempat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jony Ive Sang Perancang iPhone Hengkang dari Apple", https://tekno.kompas.com/read/2019/06/28/07405037/jony-ive-sang-perancang-iphone-hengkang-dari-apple?utm_campaign=Dlvrit&utm_source=Facebook&utm_medium=Social.
Penulis : Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Editor : Reska K. Nistanto

Subscribe Official YouTube Channnel:

Baca juga:

PKS Ambil Sikap Politik Setelah Pembacaan Putusan MK, Begini Penjelasan Mardani Ali Sera

Sejarah Hari Ini - Aksi Brutal Petinju Mike Tyson Gigit Telinga Evander Holyfield, Simak Videonya

LIVE STREAMING - Brazil vs Paraguay Perempat Final Copa America 2019, Rekor Buruk Adu Penalti

Bantuan Hanya Rp 20 Miliar, Isran: Aku Malas Terlalu Banyak Ngomong

Jadwal Pengumuman Hasil SBMPTN 2019 di Situs Resmi LTMPT Berubah, Begini Penjelasannya

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved