Kamis, 9 April 2026

Gresiandra Raih Cum Laude di Unmul, Sebut Belajarnya Biasa Saja, Dilakukan Secara Seimbang

Pria asal Kabupaten Paser yang lahir di Samarinda itu mengaku tidak menyangka bisa memperoleh IPK dengan predikat Cum Laude

Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gresiandra Fitrahananda Putra didaulat memimpin pembacaan janji lulusan yang diikuti oleh 1.200 wisudawan dan wisudawati di Universitas Mulawarman atau Unmul.

Dipercaya memimpin pembacaan janji lulusan bukanlah wisudawan sembarang, pria kelahiran 7 Februari 1997 itu merupakan salah satu lulusan terbaik pada Program Sarjana, unmul.

Anak kembar dari dua bersaudara itu finish dengan IPK tertinggi, yakni 3,93 dengan masa studi 3 tahun 10 bulan.

Dirinya pun resmi menjadi alumni setelah dilantik menjadi sarjana pada upacara wisuda Diploma, Sarjana, Profesi dan pascasarjana gelombang II, di Gor 27 September unmul, Sabtu (29/6/2019).

Pria asal Kabupaten Paser yang lahir di Samarinda itu mengaku tidak menyangka bisa memperoleh IPK dengan predikat Cum Laude alias dengan pujian.

Putra dari pasangan Suprianto dan Kasyful Kahirani berbagi cerita dengan Tribunkaltim.co mengenai kehidupan di kampus, hingga dirinya lulus kuliah.

SOSOK - Gresiandra Fitrahananda Putra bersama kedua orangtuanya, usai proses wisuda gelombang II Universitas Mulawarman di Gor 27 September, Sabtu (29/6/2019).
SOSOK - Gresiandra Fitrahananda Putra bersama kedua orangtuanya, usai proses wisuda gelombang II Universitas Mulawarman di Gor 27 September, Sabtu (29/6/2019). (Tribunkaltim.co/Nevrianto HP)

Selama kuliah, dirinya mengaku tidak giat-giat sekali belajar. Semuanya dilakukan oleh dirinya dengan seimbang.

Namun, dirinya tetap memprioritaskan tugas kuliah dibandingkan dengan nongkrong bersama teman-temannya.

Namun demikian, dirinya juga tidak lupa dan tidak mengabaikan ajakan teman-temannya untuk nongkrong seperti kebanyakan anak muda zaman sekarang.

"Harus bisa atur waktu saja. Saya selalu selesaikan tugas dulu, baru setelah itu ngumpul sama teman-teman, jadi saat berkumpul dengan teman, tidak kepikiran lagi ada tugas," ucap pria berkacamata itu, Sabtu (29/6/2019).

"Kalau belajar biasa-biasa saja, saya lakukan seimbang saja semuanya, karena yang berlebihan itu tidak baik, termasuk belajar," sambungnya.

Lanjut dirinya menjelaskan, selama berkuliah, dirinya memperoleh teman-teman dan lingkungan perkuliahan yang baik. Hal itulah yang membuatnya dapat fokus dan dapat segera menyelesaikan studi.

Namun, yang lebih penting lagi, menurutnya pemilihan jurusan sebelum kuliah juga menentukan prestasi kedepannya.

Makanya, dirinya berpesan kepada calon mahasiswa untuk dapat benar-benar memilih jurusan yang sesuai dengan keinginan, dan potensi diri.

"Jangan sampai saat sudah kuliah, mengaku salah pilih jurusan, sering saya temui seperti ini. Jadi, sebelum daftar kulih, pilih benar-benar jurusan sesuai dengan potensi dan keinginan," tuturnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved