Liga Indonesia

Persib Gagal Menang di 4 Pertandingan Terakhir, Robert Rene Alberts Ancam Depak Pemainnya

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts dalam situasi tak menguntungkan dalam beberapa laga terakhir.

Persib Gagal Menang di 4 Pertandingan Terakhir, Robert Rene Alberts Ancam Depak Pemainnya
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Robert Rene Alberts 

TRIBUNKALTIM.CO - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts dalam situasi tak menguntungkan dalam beberapa laga terakhir.

 Dua kali hasil imbang dan satu kekalahan di kandang membuat Robert Alberts mulai mendapat kritikan tajam.

Namun kesalahan memang tidak bisa langsung diarahkan kepada juru taktik asal Belanda tersebut.

Sebab dia menangani Maung Bandung tidak sejak awal pembentukan tim.

Sebelumnya Miljan Radovic adalah pelatih yang diproyeksikan untuk memimpin Persib menjalani Liga 1 2019.

Namun karena tak kunjung menunjukan performa menjanjikan, Radovic akhirnya digantikan oleh Robert Alberts.

Pemain yang ada saat ini pun bukanlah pilihan Robert Alberts.

Sejak hari pertama melatih dia sudah disajikan pemain yang ada.

Sehingga ia perlu waktu untuk bisa meracik strategi sesuai dengan kualitas pemain yang dimiliki.

Robert Alberts pun mengatakan ia datang dengan tim yang tidak memiliki keseimbangan.

"Prinsipnya dari ilmu yang saya pelajari tim ini masih perlu lebih seimbang dari posisi pemainnya. Tidak seimbang karena hanya mempunyai satu striker murni dan saya pikir pemain asing datang tanpa seleksi dan itu bukan kesalahan saya," ujar Robert Alberts setelah memimpin latihan di Lapangan Sepak Bola, Lodaya, Senin (1/7/2019).

Saat ini, kata Robert Alberts, ia terus memantau kualitas masing-masing individu pemain.

Namun ia pun tak menutup kemungkinan untuk mengubah komposisi pemain di putaran kedua nanti.

Ia ingin para pemain Persib yang ada saat ini bisa terus meningkatkan kualitasnya di sisa putaran pertama.

"Seperti yang saya katakan mereka bukan pilihan saya dan saya tidak bisa mengubah apapun. Namun nanti akan ada jendela transfer paruh kedua pada 19 Agustus. Jika pemain yang ada sekarang tidak bisa meningkatkan kualitasnya kami perlu melakukan perubahan," kata Robert Alberts.

Kata Umuh Muchtar soal robert Rene Alberts

 Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar enggan menyalahkan pelatih Robert Rene Alberts atas hasil mengecewakan Persib saat dikalahkan Bhayangkara FC 1-2 di Stadion Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (30/6/2019).

 Persib Bandung harus mengalami kekalahan kandang pertama di Liga 1 2019 saat menjamu Bhayangkara FC di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (30/6/2019).

Kekalahan 1-2 dari Bhayangkara FC ini dikomentari oleh sang manajer, Umuh Muchtar secara positif.

Manajer yang akrab disapa Wa Haji itu menyatakan Permainan Pesib saat melawan Bhayangkara jauh dari ekspektasi, dan melabeli Maung Bandung "memble".

Ini yah yang saya tidak mengerti, malah tambah lebih pusing yah. Semuanya juga melihat, dari awal juga tadi saya babak pertama tidak hadir, pas babak kedua saya hadir. Saya memberikan support, semangat, semangat. Eh malah jadi memble lagi, udah 1-1," kata Umuh seperti dikutip BolaSport.com dari VikingPersib.co.id.

Persib belum lagi meraih kemenangan setelah mengalahkan Persipura Jayapura 3-0 di pekan perdana Liga 1 2019.

 Sejak itu, Maung Bandung meraih 3 hasil imbang dan 1 kekalahan yaitu imbang 1-1 melawan Tira-Kabo, imbang 0-0 lawan Semen Padang, imbang 1-1 melawan Madura United dan kalah 1-2 dari Bhayangkara.

Kini Posisi Persib Bandung melorot ke posisi 9 klasemen sementara dnegan koleksi 6 poin.

Sorotan makin tajam ke arah Persib karena mereka hanya mengoleksi 2 poin dari seharusnya 9 poin dalam 3 laga kandang terakhir.

Namun demikian Umuh enggan menyalahkan permainan buruk Persib kepada sang pelatih, Robert Rene Alberts.

Menurutnya, performa Persib yang tidak maksimal dalam 4 laga terakhir hanya karena tidak dinaungi keberuntungan.

"Tadi juga saya sudah mengingatkan kepada para asisten (pelatih), jangan seperti ini, saya sudah serahkan 100 persen kepada pelatih. Ini pelatih bagus, saya tidak menyalahkan pelatih yah, tapi apa boleh buat saya dari awal juga cerita dari awal," kata Umuh.

"Kita beberapa kali main, lawan-lawan pun tidak istimewa, apalagi waktu lawan Madura, tapi mungkin sial, tidak habis pikir," tambahnya.

 Umuh Sebut Ada "Mafia Wasit" di Laga Persib Vs Bhayangkara FC

Selain mengomentari permainan Persib Bandung, Umuh Muchtar juga menyoroti wasit yang bertugas dalam laga Persib Vs Bhayangkara

Wa Haji mengomentari salah satu keputusan wasit Rully Ruslin Tambuntina yang tidak memberikan penalti untuk Persib Bandung.

"Sebenarnya tadi itu murni penalti 100 persen, saya juga lihat rekamannya. Aneh juga itu tak diberikan," ucap Umuh Muchtar dilansir BolaSport.com dari Tribun Jabar.

Pada menit ke-65, Persib punya peluang ketika Ezechiel N'Douassel dijatuhkan oleh Jajang Mulyana di kotak penalti.

Tetapi wasit Rully Ruslin Tambuntina tak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Umuh Muchtar menilai bahwa keputusan janggal yang diambil oleh sang pengadil pada laga tersebut mengindikasikan ada praktik kotor yang bermain di belakang.

"Tadi semua lihat (insiden terjatuhnya N'Douassel), ini mafia wasit masih berjalan. Sampai saat ini (mafia wasit) belum tersentuh lagi," tambah Umuh.

(*)

SUBSCRIBE OFFICIAL YOUTUBE CHANNEL:

BACA JUGA:

Yusril Anggap Tugas jadi Pengacara TKN Berakhir, Begini Nasib Tim Hukum TKN Usai Menang Sidang MK

Andre Rosiade Ungkap Ada Parpol Koalisi Adil Makmur yang Diam-diam Ajukan Proposal ke Jokowi

PPDB Online di Balikpapan, Pendaftaran SMP Membeludak, Orangtua Calon Siswa Sebut Ribet dan Sulit

Beda Fasilitas Dibanding Zaman Gede Widiade Alasan Utama Marko Simic 'Melempem' di Persija

Pembuktian Dokumen Lelang Berujung Pertikaman, Proses Lelang Proyek LPSE-ULP Tetap Lanjut

Berita ini telah tayang di Superbal.id 

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved