Minggu, 12 April 2026

Sekolah Unggulan SMAN 2 Tanah Grogot Tanpa Infrastruktur Pendukung

Sejak beroperasi tahun 2015, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Unggulan Tanah Grogot telah melulus dua angkatan.

Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/Sarassani
Musholla Ulil Albab SMAN 2 Tanah Grogot yang pembangunannya sudah berlangsung dalam dua tahun terakhir, Jumat (5/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Sejak beroperasi tahun 2015, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Unggulan Tanah Grogot telah melulus dua angkatan.

Meski dibangun dengan konsep Boarding School, SMAN 2 Unggulan Tanah Grogot belum ditunjang infrastruktur yang memadai.

Salah satu infrastruktur yang dibutuhkan itu adalah musholla, tempat ibadah siswa yang tinggal di asrama sekolah.

Karena belum ada musholla sejak sekolah dioperasikan, keluarga besar SMAN 2 Unggulan yang sekarang memperjuangkan pembangunannya.

Seperti disampaikan Kepala SMAN 2 Unggulan Tanah Grogot H Nasruddin, Minggu (7/7/2019).

“Musholla ini memang belum selesai, tapi sudah dipakai anak-anak yang tinggal di asrama sekolah untuk salat wajib berjamaah,” kata Nasruddin.

Musholla yang dimaksud Nasruddin adalah bangunan di samping sekolah, apabila dilihat dari sisi Jalan Negara Km 8 poros Tanah Grogot-Kuaro.

Meski sudah dinaungi atap rangka baja ringan, hanya sebagian bangunan yang sudah ada dindingnya, sebagian lagi belum.

Sedangkan lantainya belum dilapisi keramik. Namun Nasruddin mengaku sekolah sudah mendapatkan keramik dengan harga miring di toko bangunan milik H Tony Budi Hartono,

sehingga anak-anak akan lebih rajin lagi melaksanakan ibadah di musholla berukuran 20 x 17 meter tersebut.

“Sudah 2 tahun ini dibangun, pelan-pelan karena uang untuk membangunnya bersumber dari sumbangan anak-anak, para guru dan tata usaha.

Anak-anak minimal Rp 1.000/minggu, tapi ada juga yang kita bebaskan, yang pasti seiklasnya anak-anak. Kalau guru rutin Rp 10.000/minggu, bahkan ada lebih,” ucapnya.

Selain dari keluarga besar SMAN 2 Unggulan Tanah Grogot, lanjut Nasruddin, Musholla Ulil Albab ini juga dapat bantuan dari Pemkab Paser sebesar Rp 50 juta.

“Itu tahun 2018, tahun ini kita ajukan, tapi tidak dapat karena sesuai aturan dana hibah tidak diberikan setiap tahun oleh penerima yang sama,” sambungnya.

Seperti halnya musholla, SMAN 2 Unggulan Tanah Grogot juga belum memiliki asrama putra dan asrama putri.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved