Selasa, 21 April 2026

Serunya Mahfud MD dan Said Didu Berbalas Komentar di Twitter, Nama Sudjiwo Tedjo Dibawa-bawa

Mantan Ketua Konstitusi Mahfud MD berbalas komentar dengan Said Didu. Juga singgung nama Sudjiwo Tedjo, dan ajak keduanya kopi darat

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Twitter/msaid_didu
Said Didu, Sudjiwo Tedjo dan Mahfud MD. 

Makanya utk mengetahui perkembangan pendampingan terhadap Pak Said itu saya ngajak kopdar bertiga.

Ayo, jadwalkan," tulisnya.

Undangan Mahfud MD ini pun belum dijawab oleh Said Didu.

Namun, Sudjiwo Tedjo menyarankan agar pertemuan keduanya segera dilakukan.

"Setuju. Mendesak. Plus undang jg @agus_noor," tulisnya membalas Mahfud.

Said Didu, Sudjiwo Tedjo dan Mahfud MD.
Said Didu, Sudjiwo Tedjo dan Mahfud MD. (Twitter/msaid_didu)

Setelah sekian lama cuti, program acara Indonesia Lawyers Club akhirnya kembali tayang, Selasa (2/7/2019).

Dalam kesempatan tersebut, tema yang diusung adalah 'Wajah Demokrasi Kita'.

Sejumlah tokoh hadir sebagai narasumber, di antaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dan mantan Sekjen BUMN Said Didu.

Yang menarik, ada momen Mahfud MD memberikan kritikan kepada Said Didu yang menyebutkan para intelektual tak memberikan pembelaan.

Mulanya Mahfud mengatakan apa yang dikatakan Sadi Didu sebelumnya membuatnya agak emosional dalam menanggapi.

Disebutkan Mahfud, Said Didu sempat menuturkan keluhan bahwa tidak ada intelektual yang memberikan pembelaan kepada dirinya.

"Agak emosional juga rasanya kalau misalnya Pak Said Didu mengatakan 'Wah kalau sekarang semua intelektual diam, orang ngritik ditindak, karena paslon 01 dibiarkan, enggak ada intelektual, diam saja, enggak ada yang bela' enggak juga, ini Pak Salim Said (Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pertahanan) bela kalian semua," ujar Mahfud MD.

Mahfud lantas memberikan contoh terkait kasus kasus yang pernah ia bela.

Yakni mengenai kasus tokoh dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga, Neno Warisman yang pernah dituding makar.

"Saya berkali kali bela, misalnya Neno Warisman ditangkap di Riau, dituduh makar, lho saya berteriak 'enggak ada makar di situ, hanya berteriak 2019 ganti presiden kok dimakarkan, itu harus dilepas', saya bela," jelas Mahfud.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved