Smartphone
TERUNGKAP Ternyata Ribuan Aplikasi Android Tanpa Sepengetahuan Mencuri Data Pribadi Pengguna Ponsel
Dunia smartphone yang terapkan Android pastinya masih tanda tanya. Ada masalah yang menimpa aplikasi Android sepertinya masih belum habis.
TRIBUNKALTIM.CO - Dunia smartphone yang terapkan Android pastinya masih tanda tanya.
Satu di antaranya, masalah yang menimpa aplikasi Android sepertinya masih belum habis.
Kalian mungkin masih ingat kalau beberapa waktu lalu sempat ditemukan lebih dari 2.000 aplikasi berbahaya yang ada di Google Play Store.
Belum lagi, kemarin heboh sebuah aplikasi palsu yang menggunakan nama Samsung untuk menipu para korbannya.
Sekarang, ditemukan lagi sekitar 1.325 aplikasi yang diduga mengambil data lokasi pribadi penggunannya tanpa izin.
Mengutip dari CNET, penyedia aplikasi ini rupanya bisa menemukan informasi lokasi pengguna lengkap dengan data-data probadi lainnya.
Aplikasi ini ditemukan oleh The International Computer Science Institute (ICSI) dalam sebuah riset.
Penelitian ini menggunakan 88.000 aplikasi sebagai objeknya.
Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana sebuah aplikasi bertindak setelah izin pelacakan lokasi ditolah oleh pengguna.
Hasilnya, sebanyak 1.325 aplikasi ternyata berhasil memaksa masuk ke akses data lokasi tanpa permisi.
Parahnya, sistem aplikasi ini mampu mengakses data pribadi yang tersimpan di SD Card.
Sekarang sudah ditemukan 13 aplikasi yang menggunakan cara akses ke SD Card tersebut.
Salah satunya adalah aplikasi Hong Kong Disneyland Park keluaran Baidu.
Lebih hebatnya lagi aplikasi-aplikasi ini cukup populer dengan jumlah install lebih dari 17 juta kali.
Nama-nama dari seluruh 1325 aplikasi ini akan diumumkan bulan depan dalam sebuah konferensi khusus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/didenda-rp-72-triliun-kini-google-ancam-android-di-smartphone-tidak-gratis-lagi_20180724_151509.jpg)